Suara.com - Hubungan antara polusi udara dan penyakit autoimun menjadi sedikit lebih jelas berkat penelitian besar-besaran baru-baru ini terhadap lebih dari 6 juta orang Kanada.
Studi yang dipimpin oleh peneliti Naizhuo Zhao dari McGill University ini menemukan paparan polusi udara jangka panjang meningkatkan risiko penyakit autoimun, seperti lupus, sindrom Sjogren, skleroderma, dan lainnya yang kurang umum.
Namun, peneliti belum mengetahui secara pasti bagaimana polusi udara dapat memengaruhi sistem tubuh, selain mengiritasi paru-paru, lapor Science Alert.
Peneliti menduga, menghirup polusi udara dari waktu ke waktu memicu peradangan sistemik di seluruh tubuh, yang dapat menyebabkan atau memperburuk sejumlah penyakit autoimun.
Ada hubungan positif antara timbulnya penyakit autoimun dan partikel dalam polusi udara, khususnya partikel halus berukuran 2,5 mikrometer atau kurang yang disebut PM 2,5.
Berdasarkan hasil cacatan kesehatan selama minimal 4 tahun, sekitar 32.000 orang didiagnosis penyakit autoimun sistemik.
Terlepas dari hasilnya, diperlukan lebih banyak penelitian untuk lebih memahami interaksi antara berbagai bentuk polusi udara, terutama ozon yang berisi polutan berbahaya, dengan penyakit autoimun.
Perlu diingat bahwa ada faktor lain penyebab penyakit autoimun, seperti genetika, pola makan ultra-olahan, dan infeksi virus (dalam kasus Multiple Sclerosis).
Dasar biologis, seperti perbedaan jenis kelamin pada penyakit autoimun juga menjadi fokus.
Baca Juga: China Sukses Turunkan Hampir Setengah Polusi Udara Dalam Waktu Tujuh Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga