5. Menyebabkan Sakit Punggung dan Pinggul
Pakaian ketat akan membuat gerak seseorang menjadi terbatas. Kondisi ini akan membuat otot-otot sulit untuk bergerak dan melakukan peregangan. Sementara itu, tulang juga akan menjadi tertekan. Hal ini membuat rasa sakit pada punggung dan pinggul
6. Memperlambat Pencernaan
Penggunaan pakaian ketat akan membuat perus sulit untuk mengembang. Hal ini akan membuat proses pencernaan pada seseorang menjadi sulit. Apalagi jika pakaian ketat tersebut juga dilengkapi dengan ikat pinggang.
7. Memungkinkan Jamur di Kemaluan Berkembang Biak
Pakaian ketat akan membuat udara sulit untuk keluar. Hal ini akan membuat suhu tubuh menjadi meningkat dan lembap. Kondisi itu justru mendorong pertumbuhan jamur dan bakteri pada tubuh seseorang.
Tidak hanya itu, lelaki penggunaan pakaian ketat juga bisa berisiko memengaruhi kualitas sperma. Bahkan, pakaian ketat yang digunakannya juga dapat membuat rasa nyeri pada bagian testis.
8. Menyebabkan Masalah Kulit
Kulit rupanya juga mudah mengalami iritasi saat menggunakan pakaian ketat. Hal ini karena pakaian ketat dapat membuat udara suli untuk masuk. Kulit yang teritasi dapat menimbulkan kemerahan, gatal, dan masalah lainnya.
9. Keringat Berlebih
Pakaian ketat akan membuat udara sulit untuk masuk dan keluar. Kondisi ini mendorong seseorang berkeringat lebih banyak. Keringat yang banyak berpotensi menimbulkan bau tak sedap pada ketiak atau area genital lain.
Tidak hanya itu, pakaian ketat yang terbuat dari kain nilon atau lycra berpotensi sebagai tempat berkembak biak bakteri pada tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya