Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Minggu (10/7/2022) kemarin, komedian Rini S Bon Bon meninggal dunia setelah melawan penyakit diabetes yang dideritanya.
Rini meninggal dunia di kediamannya di kawasan Kramat Lontar, Paseban, Senen, Jakarta Pusat. Kabar duka tersebut dibagikan oleh kerabat dekat Rini, Qubil AJ melalui pesan WhatsApp.
"Innalillahi wainnailaihi rajiun. Allahuma firlahu wahamhu waafihi wafuanhu. Almarhumah Irni Yusnita (Rini S Bon Bon) Binti Suhandi semoga Allah ampuni segala dosa-dosanya diterima amal salehnya kebaikannya selama di dunia. Buat keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dikuatkan iman islamnya. Aamiin aamin ya robbal alaamiin," tulis Qubil AJ.
Rini memang memiliki diabetes, sama seperti sang ayah dulu. Rini juga telah mengidap penyakit tersebut sejak 1996.
Pada dasarnya, diabetes tidak begitu berbahaya jika bisa dikontrol dengan baik. Namun, ketika penyakit ini sudah cukup parah, maka bisa berpotensi mengancam nyawa seseorang.
Diabetes juga biasanya menimbulkan berbagai gejala awal sebelum seseorang didiagnosis menderita diabetes. Melansir laman WebMD, berikut beberapa tanda-tanda awal seseorang mengalami diabetes.
1. Rasa lapar dan Lelah
Seseorang yang memiliki diabetes biasanya mudah merasa lapar dan lelah. Seperti yang diketahui, tubuh mengubah makanan menjadi glukosa yang bermanfaat untuk energi. Namun, hal tersebut membutuhkan insuli untuk melakukannya.
Orang yang mengalami diabetes biasanya memiliki kadar insulin yang rendah. Hal tersebut yang membuat glukosa tidak masuk ke dalam tubuh. Akibat glukosa yang tidak masuk tersebut akan membuat seseorang mudah kelelahan dan kelaparan.
2. Mudah Haus dan Banyak Buang Air Kecil
Pada umumnya, rata-rata seseorang buang air kecil antara empat atau tujuh kali dalam 24 jam. Namun penderita diabetes berpotensi buang air kecil lebih banyak. Hal ini terjadi karena diabetes mendorong gula darah naik sehingga ginjal sulit untuk mengembalikannya.
Baca Juga: Komedian Rini S Bon Bon Meninggal Dunia akibat Diabetes
Hal tersebut berdampak pada produksi urin yang banyak. Dengan begitu seseorang akan sering buang air kecil. Tidak hanya itu, seringnya buang air kecil tersebut yang juga berdampak pada rasa mudah haus yang dialaminya.
3. Mulut Kering dan Kulit Gatal
Banyaknya cairan yang terbuang justru akan membuat kelembapan menjadi berkurang. Hal ini juga membuat seseorang mengalami berbagai hal seperti dehidrasi, bahkan kulit dan mulit yang kering. Kulit yang kering itu sendiri juga menyebabkan rasa gatal yang tidak nyaman.
4. Penglihatan Kabur
Seseorang dengan diabetes juga dapat terlihat berdasarkan pandangannya yang kabur. Kondisi diabetes mengubah kadar cairan dalam tubuh sehingga membuat lensa pada mata membengkak. Hal tersebut yang membuat penglihatan menjadi tidak fokus.
Itu dia beberapa gejala awal yang dari diabetes. Jika mengalami gejala tersebut harap untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang
-
4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini