Suara.com - Komedian Rini S Bon Bon meninggal dunia setelah lama mengidap penyakit diabetes. Berikut ini informasi mengenai diabetes yang telah merenggut nyawa Rini, beserta deretan berita kanal Health paling populer di Suara.com edisi Senin, 11 Juli 2022 berikut ini.
1. Kenali Gejala Diabetes, Penyakit yang Merenggut Nyawa Komedian Rini S Bon Bon
Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Minggu (10/7/2022) kemarin, komedian Rini S Bon Bon meninggal dunia setelah melawan penyakit diabetes yang dideritanya.
Rini meninggal dunia di kediamannya di kawasan Kramat Lontar, Paseban, Senen, Jakarta Pusat. Kabar duka tersebut dibagikan oleh kerabat dekat Rini, Qubil AJ melalui pesan WhatsApp.
2. Komedian Rini S Bon Bon Meninggal Dunia Karena Diabetes, Kenali Jenis dan Penyebab Penyakit Tersebut
Pelawak Rini S Bon Bon dikabarkan meninggal dunia karena diabetes, di kediamannya di kawasan Kramat Lontar, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (10/7/2022).
Kabar meninggalnya Rini disampaikan oleh kerabat dekatnya, Qubil AJ melalui pesan WhatsApp.
Baca Juga: Turunkan Kolesterol Tinggi hingga Diabetes, Ini 4 Manfaat Makan Rumput Laut
3. Kenapa Sih Orang Jadi Galak Kalau Lapar? Ternyata Ini Sebabnya
Banyak orang cenderung lebih galak dan mudah marah saat lapar. Dalam istilah asing, situasi itu dikenal sebagai Hangry, gabungan dari hunger (lapar) dan angry (marah).
Ternyata hal itu bukan cuma asumsi belaka. Peneliti telah membuktikan bahwa orang lapar memang cenderung lebih galah. Perut kosong ternyata membuat orang mudah tersinggung dan pemarah serta membuat mereka cenderung kurang menikmati hidup.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat