Suara.com - Menggigit kuku tangan menjadi kebiasaan buruk yang dilakukan oleh kebanyakan orang. Menggigit kuku ini juga dikenal sebagai onychophagia yang bisa saja muncul di masa kanak-kanak hingga dewasa.
Kebiasaan menggigit kuku tangan ini biasanya dilakukan secara tidak sadar ketika seseorang merasa cemas, stres, frustasi, gugup dan bosan. Oleh karenanya menggigit kuku ini dikaitkan dengan beberapa penyakit mental yakni depresi, sindrom tourette, obsessive compulsive disorder (ODD) dan lainnya.
Namun yang pasti, kebiasaan buruk ini juga berdampak buruk bagi kesehatan. Kondisi jari tangan yang belum tentu bersih juga berbahaya bagi sistem pencernaan. Apabila kebiasaan ini terus dilakukan, maka kuku jari yang terkena bakteri ini bisa saja menyebabkan infeksi.
Lantas bagaimana cara menghilangkan kebiasaan menggigit kuku tangan? Simak ulasannya berikut ini.
1. Menjaga kuku tetap pendek
Cara menghilangkan kebiasaan menggigit kuku tangan yang pertama adalah menjaga kuku tetap dalam keadaan pendek. Biasanya orang yang memiliki kuku yang panjang, memiliki alasan untuk menggigit kukunya baik secara sadar maupun tidak sadar. Oleh karena itu, usahakan kuku tangan selalu pendek agar Anda tidak lagi merasa ingin menggigitnya.
2. Perawatan kuku
Cara selanjutnya yang dapat dilakukan adalah melakukan perawatan kuku. Manikur dan pedikur di salon ini dapat membuat kuku lebih terawat. Dengan manikur dan pedikur ini akan membuat Anda memikirkan kembali untuk menggigit kuku tangan.
Untuk membuat kuku Anda lebih cantik, buat nail art yang memiliki warna dan motif kesukaan Anda. Dengan kuku yang cantik dan terawat, maka Anda harus berpikir dua kali untuk memulai kebiasaan menggigit kuku.
Baca Juga: Ayu Ting Suka Gigit Kuku Kaki, Waspadai 5 Ancaman Penyakit Ini!
3. Mencari penyebab kebiasaan ini
Kebiasaan menggigit kuku tangan tentunya memiliki alasan dan sebab. Apabila menggigit kuku karena sedang bosan atau cemas, maka alihkan kondisi tersebut dengan melakukan hal lain.
4. Mengganti kebiasaan
Menggigit kuku tangan menjadi kebiasaan yang secara tidak sadar untuk melakukannya. Anda dapat mengubah kebiasaan menggigit kuku tangan dengan aktivitas lainnya seperti mengunyah permen karet. Selain itu, Anda dapat mencari sesuatu yang bisa dimainkan oleh tangan seperti menggunakan stress ball, bulpen, rubik dan lain sebagainya.
5. Mencari dukungan dengan orang sekitar
Cara menghentikan kebiasaan menggigit kuku tangan yang selanjutnya adalah mencari dukungan orang sekitar untuk membantu kebiasaan menggigit kuku. Apabila Anda melakukan kebiasaan tersebut, mintalah rekan Anda untuk mengingatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS