Suara.com - Hidung gatal dapat menyebabkan bersin. Faktor bersin pun sebenarnya beragam mulai dari debu, flu, aroma yang kuat, dan lain-lain.
Namun, dikutip dari Hello Sehat, bersin merupakan cara tubuh mengeluarkan benda asing yang ada pada saluran pernapasan.
Bersin juga memilik berbagai fakta menarik yang belum banyak diketahui orang. Berikut beberapa fakta menarik bersin di antaranya:
1. Bersin adalah Reflek
Bersin terjadi karena hidung gatal akibat alergi, masuknya debu, atau bau yang menyengat. Adanya faktor tersebut akan membuat otak menerima sinyal menyingkirkan hal itu.
Dengan begitu seseorang akan menarik napas dan mengeluarkannya secara kencang. Semua terjadi secara tidak sadar. Biasanya rasa ingin bersin muncul begitu saja sehingga orang itu melakukannya secara reflek.
2. Jantung Tetap Berdetak
Ketika seseorang bersin, jantung akan tetap berdetak. Namun, ritme jantung secara otomatis akan melambat. Hal tersebut karena tarikan napas sebelum bersin akan mengubah tekanan saraf dan otot sehingga memengaruhi denyut jantung.
3. Mengatur Ulang Rongga Hidung
Menurut peneliti dari University of Pennsylvania, Amerika Serikat, bersin dapat mengatur ulang rongga hidung. Nantinya sel berbentuk rambut yang melapisi rongga hidung akan menyaring partikel udara yang masuk.
4. Otomatis Menutup Mata
Ketika seseorang bersin secara otomatis matanya akan menutup. Dorongan yang kuat untuk bersin membuat mata sulit untuk terbuka ketika hal itu terjadi.
Oleh karena itu, mata orang yang bersin secara otomatis akan tertutup. Bahkan, orang yang berusaha membuka matanya juga akan sulit karena dorongannya terlalu kuat.
Baca Juga: 4 Fakta Menarik ISAC 2022, Akhirnya Digelar Setelah Lama Vakum
5. Bersin Tidak Terjadi Saat Tidur
Jika ada orang bersin saat tidur, maka ia belum sepenuhnya pulas. Hal ini karena bersin tidak pernah terjadi saat tidur.
Ketika seseorang tertidur, saraf dalam tubuh secara otomatis juga akan beristirahat. Oleh karena itu, ketika seseorang tertidur ia tidak akan bersin kecuali dirinya masih sadar.
6. Partikel Cipratan Berpindah Jauh
Bersin pada dasarnya memberikan dorongan kuat pada tubuh. Partikel yang dikeluarkan dari bersin sendiri nantinya terlempar cukup jauh. Bahkan, kuman dari bersin tersebut bisa terlempar hingga lima meter dari posisi orang tersebut berdiri.
Untuk itu, biasanya ketika bersin orang-orang disarankan untuk menutupnya agar kuman tidak menyebar luas.
7. Bisa Terjadi Berkali-kali
Bersin sendiri bisa terjadi berkali-kali pada orang dalam satu waktu. Hal ini terjadi karena saat bersin partikel belum sepenuhnya dikeluarkan. Untuk itu, tubuh butuh beberapa kali bersin agar partikel tersebut keluar secara total.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards