Suara.com - Pedangdut Ayu Ting Ting mengungkap penyebab ayahnya, Abdul Rozak alami turun berok atau hernia hingga harus jalani operasi di rumah sakit. Kata Ayu, sang ayah sering mengangkat benda-benda berat seperti galon air mineral.
"Kan, di rumah kalau angkat galon doi mulu tuh, angkat-angkat dus. Segala angkat apa, enggak bisa diam, urus kebun, lah," kata Ayu di rumahnya, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini.
Sebagai anak, Ayu sering kali mengingatkan ayahnya untuk jangan melakuan aktivitas berat. Terlebih, usia Abdul Rozak sudah tak muda lagi.
"Kalau pagi dia mau ke mana, saya bilang, enggak usah lah. Emang enggak boleh terlalu capek sih, kan sudah usia juga," ujarnya.
Lelaki yang akrab disapa Ayah Ojak itu kemudian menjalani operasi hernia di rumah sakit dan kini sudah pulang ke kediamannya.
Terlalu sering mengangkat benda berat memang berisiko sebabkan hernia, terutama apabila tidak dilakukan dengan hati-hati. Tidak hanya hernia, mengangkat beban berat dengan cara yang buruk juga dapat menyebabkan masalah punggung.
Hernia terjadi ketika bagian dalam tubuh, seperti usus, mendorong melalui dinding otot di atasnya dan menimbulkan benjolan lunak.
Dikutip dari Winfield Hospital, jaringan perut memang lebih rentan terhadap hernia. Jenis hernia yang paling umum disebut hernia inguinalis. Ini terjadi ketika tonjolan muncul di selangkangan atau skrotum pada laki-laki.
Benjolan timbul akibat jaringan lemak atau bagian dari usus terdorong akibat organ lain di sekitarnya yang melemah.
Baca Juga: Kangen Urus Bayi, Ayu Ting Ting Tak Sabar Tunggu Anak Syifa Lahir
Pada kebanyakan orang, hernia tidak menimbulkan gejala selain pembengkakan atau benjolan di perut maupun di selangkangan.
Benjolan tersebut juga bisa terlihat ataupun tidak. Saat berbaring, benjolan seperti hilang. Tapi pada saat batuk atau bersin, itu bisa tumbuh lebih besar.
Benjolan tersebut juga bisa menyebabkan rasa sakit yang tiba-tiba saat mengejan atau mengangkat benda berat. Ketika ukuran hernia meningkat, tekanan pada dinding internal meningkat dan itu bisa menjadi sangat menyakitkan.
Selain karena sering mengangkat beban berat, hernia bisa juga terjadi sejak lahir atau yang dikenal sebagai hernia kongenital. Hernia jenis itu berkembang ketika otot atau jaringan ikat di lapisan perut melemah atau rusak di kemudian hari.
Faktor penyebab lainnya karena kelebihan berat badan. Obesitas menyebabkan beban ekstra di sekitar perut sehingga meregangkan dan melemahkan lapisan perut hingga meningkatkan risiko terjadi hernia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak