Suara.com - Mengonsumsi minuman dingin memang nikmat, terlebih di siang hari yang panas terik. Tapi hati-hati, tak jarang setelah mengonsumsi minuman dingin, tiba-tiba area kepala terasa dingin dan membeku. Hal ini juga menimbulkan rasa sakit yang mendadak. Kondisi ini disebut sebagai brain freeze atau pembekuan otak.
Tentu saja otak Anda tidak benar-benar membeku gara-gara minuman dingin. Lalu, apa yang sebenernya terjadi saat seseorang mengalami brain freeze?
Melansir laman Clevenlandclinic, brain freeze terjadi ketika tubuh makan, minum, atau menghirup suatu hal yang sangat dingin sehingga memunculkan rasa sakit pada bagian kepala.
Brain freeze bisa menyerang siapa saja. Penelitian juga menunjukkan bahwa kondisi ini lebih sering terjadi pada orang yang sering mengalami sakit kepala migrain.
Sakit kepala karena brain freeze ini berbeda dari sakit kepala biasa, karena muncul tiba-tiba dan hilang dalam waktu singkat. Tapi, pada beberapa orang, bisa juga mengalaminya dalam waktu yang lumayan lama dan sangat mengganggu.
Nah, kalau kamu tiba-tiba kamu mengalami brain freeze, cobalah untuk melakukan ini:
- Berhenti makan atau minum makanan dingin sejenak. Tunggu hingga rasa sakit menghilang.
- Minum cairan yang hangat sehingga membantu menghilangkan rasa sakit akibat dingin. Bisa juga untuk pergi ke ruangan dengan suhu normal.
- Tekan lidah atau ibu jari ke langit-langit mulut untuk mentransfer rasa hangat.
Selain itu, kamu juga bisa melakukan pencegahan agar tidak mengalami brain freeze, yaitu dengan cara:
- Hindari untuk membekukan makanan dan minuman. Hindari juga berlama-lama di suhu udara yang dingin.
- Makan dan minum makanan dingin secara perlahan.
- Gunakan masker atau syal saat berada di udara dingin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards