Suara.com - Seiring berjalannya waktu, semakin banyak penelitian yang dirilis mengenai dampak jangka panjang virus corona Covid-19 pada tubuh.
Para ilmuwan juga mencari tahu virus corona Covid-19 itu bisa meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit kronis lainnya atau tidak.
Studi terbaru menunjukkan virus corona Covid-19 bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Hal ini pun menimbulkan kekhawatiran di antara para ilmuwan.
Penelitian yang dilakukan oleh King's College London, menemukan kemungkinan pasien terkena diabetes meningkat dalam tiga bulan setelah terinfeksi virus corona Covid-19 dengan risiko kembali normal setelah 23 minggu.
Kesimpulan dari penelitian itu diambil setelah menganalisis rekam medis lebih dari 428.000 pasien virus corona Covid-19.
Dalam kelompok inilah ditemukan 81 persen lebih banyak kasus diabetes yang didiagnosis dalam empat minggu pertama setelah terinfeksi virus corona Covid-19. Risiko tetap rata-rata pada 27 persen selama 12 minggu.
Meskipun risiko terinfeksi diabetes tipe 2 hanya bertahan selama 3 bulan, para peneliti menyarankan dokter perlu meningkatkan kewaspadaan setelah seseorang terinfeksi virus corona Covid-19.
Ajay Shah dari British Heart Foundation mengatakan temuan itu sangat berharga bagi dokter yang menangani jutaan orang dengan virus corona Covid-19.
"Kewaspadaan jelas perlu ditingkatkan setidaknya setelah 3 bulan setelah terinfeksi virus corona Covid-19," kata Profesor Shah dikutip dari Express.
Baca Juga: India Konfirmasi Kematian Pertama Cacar Monyet
Meskipun ini menakutkan, para ilmuwan mengatakan tidak ada bukti peningkatan risiko jangka panjang dari kondisi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat