Suara.com - Baru-baru ini, viral seorang bayi usia 6 bulan meninggal dunia setelah diajak berpergian naik motor demi menonton pertandingan sepak bola.
Ayah bayi 6 bulan tersebut, melalui Twitter jungkangFamily, menyatakan menyesal atas tindakannya yang terlalu nekat mengajak bayinya naik motor dari Tegal ke Surabaya selama 13 jam demi menonton sepak bola.
"Akhirnya saya belajar apa makna 'Persebaya Sak Tekone Izrail' berkat ketololan yang terbungkus ego dan kesombongan saya, yang nekat mengajak anak saya yang berusia 6 bulan untuk away dari Tegal ke Surabaya demi melihat persebayaupdate bertanding home perdana. Semoga cukup saya saja yang tolol," kata pemilik akun jungkangFamily dalam cuitannya beberapa waktu lalu yang kini telah dihapus.
Kasus bayi 6 bulan meninggal karena diajak berpergian naik motor 13 jam ini pun cukup menyita perhatian publik. Banyak yang beranggapan bahwa sangat berisiko mengajak bayi naik motor.
Secara umum, dilansir dari Alodokter, tidak acuan pasti yang menyatakan usia aman bagi bayi untuk berpergian naik motor.
Tapi biasanya, berpergian naik sepeda motor tidak disarankan bagi bayi usia kurang dari 3 bulan. Sebab, kekebalan tubuh bayi masih belum sempurna dan masih tahap perkembangan yang membuatnya mudah terkena penyakit.
Selain itu, paparan polusi, asap, debu, kuman, cuaca dan kondisi fisik bayi yang masih rentan juga harus dipertimbangkan.
Apalagi, bayi juga memiliki respons yang sensitif terhadap perubahan situasi dan lingkungan di sekitarnya sehingga bisa mengganggu konsentrasi dalam mengendarai motor. Hal inilah yang meningkatkan risiko terjadi kecelakaan.
Di sisi lain, bayi belum bisa menggunakan pelindung kepala seperti helm ketika berpergian naik motor.
Jadi, sebaiknya tidak mengajak bayi Anda berpergian naik motor karena berbahaya bagi bayi maupun pengendaranya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens