Suara.com - Seorang lelaki hampir meninggal setelah meneguk air untuk mendinginkan diri dalam gelombang panas. Ia emperingatkan orang lain untuk tidak mengulangi kesalahannya.
Adam Schaub sedang bekerja di suhu 37C ketika dia memutuskan untuk beristirahat dari iklim yang terik. Dia meneguk dua botol air dingin dan kemudian duduk di kabin truk ber-AC.
Memposting peringatan di Facebook pada tahun 2018, Adam berkata: "Air dingin itu baik, jadi bagaimana bisa buruk?
"Yah, kemarin aku tahu."
Tapi begitu di dalam taksi, Adam tiba-tiba mulai merasa "aneh" dan kemudian mulai melihat bintik-bintik.
"Perut saya menjadi sangat mual dan tangan serta kaki saya mulai kesemutan," kata Adam, dari Houston, Texas.
Dia berusaha keluar dari pintu tetapi sebelum dia menyadarinya, dia terjatuh di tanah. Ayah Adam yang ketakutan menyerbu, menggulingkannya dan mengusap wajahnya ke bawah.
Ia kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit. Sesampai di sana Adam diberi tahu sesuatu yang dia pikir tidak akan pernah dia dengar, air dingin telah membuat tubuhnya shock.
Dr Sarah Jarvis, GP dan direktur klinis Patient.info, mengatakan kepada The Sun, Adam tampaknya telah mengalami kasus ekstrim "ice cream head"
Baca Juga: Kabar Duka, Presiden Riau Merdeka Tabrani Rab Meninggal Dunia
Dia menjelaskan: "Jika seseorang minum sesuatu yang sangat dingin, sangat cepat, rasa dingin di langit-langit mulut Anda merangsang saraf di sekitar sana. Itu pada gilirannya menyebabkan kontraksi yang cepat, kemudian melebarkan pembuluh darah kecil di sinus Anda."
Otak menyela pesan dari saraf-saraf ini sebagai pesan yang datang dari dahi Anda, karena saraf yang sama mensuplai dahi Anda. Setelah ini terjadi, Anda biasanya merasakan sakit yang tiba-tiba, tetapi itu bisa membuat Anda merasa pusing.
"Semua gejala yang dia gambarkan terdengar seperti episode pingsan, yang seringkali disebabkan oleh kekurangan darah di otak", tambah dokter itu.
Dr Jarvis mengatakan tidak jarang orang merasa tidak enak badan karena minum cairan dingin terlalu cepat. Dia merekomendasikan orang Inggris untuk menghindari semuanya bersama-sama.
Menyusul kejadian itu, Adam diberitahu hal terbaik yang harus dilakukan jika ingin menenangkan diri adalah minum air dingin, tetapi hanya dalam tegukan.
Sementara air suhu kamar lebih baik jika Anda membutuhkan rehidrasi cepat.
Peringatan itu datang ketika Inggris dicengkeram oleh gelombang panas terik yang mencapai 35 derajat Celcius di beberapa daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026