Suara.com - Pengertian kleptomania yang viral dibahas netizen menjadi berita terpopuler kesehatan hari ini, Selasa (16/8/2022).
Ada juga perbedaan ruam karena cacar monyet dengan penyakit lain serta Kemenkes yang akan menempatkan ahli IT di setiap puskesmas.
Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, berikut ini.
1. Simak Perbedaan Ciri Ruam Cacar Monyet dengan Ruam Lainnya di Sini!
Cacar monyet menjadi isu kesehatan baru yang tidak boleh dikesampingkan. Penyakit ini senantiasa mengancam, dan meningkatkan risiko kesehatan. Maka dari itu Anda wajib paham benar perbedaan ciri ruam cacar monyet dengan ruam lainnya yang ada di artikel ini.
Ruam sendiri merupakan salah satu gejala yang muncul saat seseorang terkena cacar monyet. Namun demikian, ruam yang dimunculkan cacar monyet terbilang berbeda dengan ruam pada umumnya.
2. Mengenal Kleptomania, Mungkinkan Gangguan Perilaku Ini Menurun secara Genetik?
Kleptomania adalah kondisi kesehatan mental di mana seseorang merasakan dorongan yang kuat dan tak tertahankan untuk mencuri sesuatu.
Baca Juga: Diganti Karena Dianggap Problematik, Apa Nama Baru Cacar Monyet dari WHO?
Orang yang memiliki gangguan kleptomania ini tahu mencuri itu salah dan bisa membuat mereka mendapat masalah, tetapi mereka tidak bisa menghentikan keinginannya.
3. Keren, Kemenkes Pastikan Setiap Puskesmas di Seluruh Indonesia Didampingi Ahli IT!
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan setiap puskesmas di Indonesia akan didampingi seorang ahli teknologi atau tim IT agar memiliki sistem kesehatan digital agar bisa terhubung dengan PeduliLindungi.
Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes, Setiaji mengatakan langkah ini perlu dilakukan karena baru 3.000 hingga 4.000 Puskesmas yang sudah memiliki sistem digital.
4. Anak Ria Ricis Terlahir dengan Berat Badan 2,5 Kilogram, Benarkah Tergolong Rendah?
Ria Ricis mengaku sempat sakit hati ketika anak pertamanya, Cut Raifa Aramoana atau Baby Moana disebut memiliki berat badan yang kecil.
Ria Ricis mengakui Baby Moana terlahir dengan berat badan hanya 2,5 kg yang tergolong kecil. Karena itu, ia selalu berusaha memberikan ASI agar anaknya cepat tumbuh besar.
5. Survei Serologi Sebut 98 Persen Penduduk Indonesia Punya Antibodi Covid-19, Masihkah Perlu Pakai Masker?
Hasil Survei Serologi ke-3 yang dilaksanakan pada bulan Juli 2022 oleh Kementerian Kesehatan, menyebut 98,5 persen penduduk Indonesia memiliki antibodi SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Muncul pertanyaan, apakah perlindungan dengan memakai masker dan protokol kesehatan masih relevan?
Menjawab pertanyaan ini, Prof.Dr.dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia menegaskan bahwa memakai masker masih tetap relevan, dan tak bisa di tawar-tawar, karena masih menjadi pelindung nomor satu, disamping vaksinasi. Karena saat ini, kita masih dalam masa transisi dan belum memasuki fase endemi.
Berita Terkait
-
Waspada! Menkes Sebut Campak 18 Kali Lebih Menular dari COVID-19, KLB Mengancam Sejumlah Wilayah
-
Waspada! Wabah Mpox di Afrika Tidak Terkendali, 1.100 Orang Tewas
-
Waspada! Cacar Monyet Melonjak di Australia, Total 737 Kasus
-
Monkeypox Merebak di Afrika, Apa Vaksin Mpox Aman untuk Anak?
-
Jumlah Kasus Cacar Monyet di Filipina Naik, Menteri Kesehatan Bilang Begini
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga