Suara.com - Ketika diare, tubuh akan kehilangan banyak cairan karena terus dikeluarkan, dan melawan bakteri penyebabnya. Ini mengapa, konsumsi makanan untuk diare yang tepat wajib dilakukan, sehingga tubuh bisa lekas pulih dan kondisi diare lekas teratasi.
Tapi apa saja makanan untuk diare yang tepat?
Nah, untuk mendapatkan informasi sederhana dan berguna tersebut, Anda bisa langsung simak setiap poin yang ada di bawah ini, dirangkum dari Mayo Clinic.
1. Ragam Jenis Sup
Sup dapat membantu tubuh untuk mengembalikan cairan yang hilang, dan menjadi salah satu makanan yang mudah dicerna. Anda bisa mengkonsumsi sup saat diare untuk tetap mencukupi asupan cairan serta memberikan nutrisi pada tubuh.
Mengandung karbohidrat yang padat, kentang rebus dapat memberikan asupan sumber tenaga untuk tubuh. Selain itu teksturnya yang lembut juga tidak memberatkan kerja organ pencernaan, sehingga tidak memperparah kondisi diare. Kentang rebus juga kaya akan pati resisten yang baik untuk kesehatan.
3. Air Kelapa
Untuk mengatasi dehidrasi yang terjadi, Anda juga dapat mengkonsumsi air kelapa. Kandungan elektrolit yang ada di dalamnya dapat membantu mengatasi dehidrasi karena cairan tubuh banyak dikeluarkan.
Baca Juga: 2 Dampak Membahayakan Menelan Air Kolam, Jangan Diremehkan!
4. Blueberry
Buah blueberry dapat menjadi pilihan tepat untuk membantu mengatasi diare. Selain kaya akan kandungan antioksidan, buah ini juga dikenal sebagai salah satu buah yang kaya kandungan bersifat antibakteri. Serat di dalam buah ini adalah jenis serat yang mudah larut.
5. Apel
Buah apel masuk ke dalam makanan untuk diare yang tepat dikonsumsi. Adanya kandungan pektin bisa membantu memadatkan feses, sehingga cairan yang terbuang bisa lebih terkontrol. Apel juga memiliki senyawa kimia yang dapat membunuh bakteri penyebab diare.
6. Kaldu Tulang
Nutrisi penting yang ada pada kaldu tulang adalah natrium. Selain itu, kaldu tulang dapat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang. Glutamin juga tidak bisa dikesampingkan, karena bisa membantu meredakan diare yang dialami.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli