Suara.com - Pernahkah Anda merasakan kantuk tak tertahankan sesaat setelah makan? Jika ya, Dokter Zaidul Akbar mencoba memberikan solusinya.
Dokter pencetus konsep Jurus Sehat Rasulullah atau JSR itu menyebut bahwa rasa kantuk setelah makan terjadi akibat makanan yang tidak diolah tubuh sehingga tubuh merasa tidak bertenaga.
Berdasarkan prinsip makan, ia mengatakan seharusnya tubuh kembali bertenaga setelah makan. Tapi sebaliknya, banyak orang malah merasa mengantuk saat kenyang habis makan.
"Besar kemungkinan yang dimakan tidak bisa diolah atau dicerna. Sehingga kata tubuh, gue nggak bisa mencerna apapun ya minta istirahat," ujarnya mengutip kanal YouTube drz Zaidul Akbar Official, ditulis Selasa (23/8/2022).
Ia meminta masyarakat untuk mencermati bagaimana reaksi tubuh ketika mengonsumsi satu porsi nasi Padang, dan seporsi rujak yang kaya dengan buah-buahan.
Ia menyebut bagaimana saat kita mengonsumsi buah, tubuh tidak akan mengantuk.
"Karena rujak masih punya enzim, vitamin, mineral dan segala macam. Sedangkan nasi Padang itu kaya dengan rasa," tuturnya.
Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) itu tidak melarang masyarakat untuk mengonsumsi makanan seperti nasi Padang.
Hanya saja ia mengingatkan agar manusia bertanggung jawab terhadap apa yang ia makan, yaitu kembali mengubah asupan menjadi energi.
Baca Juga: Sopir Mengantuk Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Jalur Puncak Cipanas, Akibatnya 4 Orang Tewas
"Silahkan makan, tapi tanggung jawab dibakar olaharaga, aktivitas fisik dan bergerak," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker