Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat melaporkan tingginya kasus Covid-19 yang terjadi pada anak-anak dalam satu pekan terakhir.
Mengutip ANTARA, Akademi Pediatri Amerika (AAP) dan Asosiasi Rumah Sakit Anak di AS, sejak awal pandemi tercatat hampir 14,4 juta anak telah dilaporkan teruji positif COVID-19.
Sementara itu, 80.000 kasus Covid-19 dilaporkan terjadi dalam satu pekan terakhir sejak 18 Agustus 2022.
Lebih dari 358.000 kasus baru COVID-19 pada anak dilaporkan dalam empat pekan terakhir dan sekitar 6,5 juta laporan kasus tercatat pada 2022, imbuh laporan itu.
Sejak pandemi mulai merebak, anak-anak mewakili 18,4 persen dari total kasus kumulatif di AS, sebut AAP.
AAP mengungkap terdapat kebutuhan mendesak untuk mengumpulkan data lebih spesifik dari segi usia guna menilai tingkat keparahan penyakit berkaitan dengan varian-varian baru serta potensi dampak jangka panjangnya.
"Penting untuk mengetahui apakah ada dampak langsung dari pandemi terhadap kesehatan anak-anak, tetapi yang terpenting adalah kita perlu mengidentifikasi dan mengatasi dampak jangka panjang terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial dari generasi anak-anak dan remaja ini," ujar laporan AAP.
Update Covid-19 Global
Data terbaru tentang kasus Covid-19 secara global per Minggu (28/8) tercatat 518.259 orang di dunia terinfeksi virus dalam sehari. Sehingga menambah total angka kasus Covid-19 di dunia menjadi 605,31 juta.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Inggris Siapkan Vaksin Booster Kedua, Mengandung Varian Omicron
Dalam 24 jam terakhir, kematian pada pasien Covid-19 juga bertambah 1.197 jiwa, menyebabkan jumlah seluruhnya menjadi 6,48 juta.
Perkembangan update Covid-19 dalam sepekan terakhir, tercatat pada situs worldometers, penambahan kasus positif turun 10 persen dari 5,3 juta menjadi 4,7 juta selama tujuh hari terakhir.
Kasus positif mingguan paling banyak masih dilaporkan oleh Jepang. Negara itu masih alami gelombang ketujuh dari infeksi virus corona tersebut, di mana dalam sepekan terakhir naik 7 persen menjadi 1,5 juta kasus dari sebelumnya 1,4 juta.
Sedangkan untuk angka kematian secara global turun 17 persen selama tujuh hari terakhir. Angka kematian terbanyak selama sepekan terakhir terjadi di Amerika Serikat dengan jumlah 2.273 jiwa. Meski begitu turun 26 persen dibandingkan dua minggu lalu.
Jepang menempati posisi kedua kematian mingguan terbanyak dengan jumlah 2.005 jiwa, juga naik 14 persen dari dua pekan lalu.
Indonesia sendiri ada di posisi 16 di dunia dalam laporan kasus positif terbanyak selama satu minggu terakhir. Jumlahnya 31.468 kasus, turun 5 persen dari dua pekan lalu. Angka kematian mingguan juga turun 18 persen menjadi 128 jiwa dari sebelumnya 157 jiwa.
Berita Terkait
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz, Sindir Trump: Warga Amerika akan Rindu Bensin Murah
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak