Suara.com - Seorang pria mendapat rekor memiliki ukuran penis terbesar di dunia. Sedangkan, banyak laki-laki berjuang memperbesar ukuran penis agar lebih memuaskan ketika berhubungan seks.
Padahal, kebanyakan wanita berpendapat bahwa ukuran penis bukan hal paling penting selama berhubungan seks. Meski begitu, banyak pria mengaku lebih suka memiliki penis besar.
Pria bernama Jonah Falcon yang mendapatkan rekor secara tidak resmi ini memiliki ukuran penis yang panjangnya sekitar 33,5 cm saat ereksi.
Ukuran penis yang panjang tidak membuatnya begitu bahagia. Jonah justru sering mengalami kendala ketika pemeriksaan keamanan di bandara atau semacamnya karena ukuran penisnya yang panjang.
Akhirnya, Jonah Falcon pun menceritakan dampak buruk ukuran penisnya yang terlalu panjang pada kehidupannya.
Dalam sebuah acara yang mengungkapkan bahwa 45 persen pria ingin ukuran penis yang besar, Jonah justru mengaku memiliki ukuran penis besar tidak selalu menyenangkan.
"Akhir-akhir ini, tantangan terbesar saya adalah orang-orang mulai tidak bisa mengakomodasinya karena suatu alasan yang tidak diketahuinya," jelas Jonah dikutip dari Daily Star.
Jonah mengatakan banyak orang berekspektasi lebih mengenai ukuran penisnya yang disebut terbesar di dunia daripada kenyataannya ketika menggunakan pelumas.
Selain itu, Jonah juga harus berhati-hati setiap kali berhubungan seks untuk menghindari cedera pada penisnya.
Baca Juga: Santri Putra Diduga Dianiaya Temannya, Mata Jadi Lebam Sampai Keluar Batuk Berdarah: Dilarang Lapor
"Saya selalu sangat berhati-hati berhubungan seks. Karena, patah tulang penis sangat mungkin terjadi ketika ereksi dan mengarah ke arah yang salah," jelasnya.
Bahkan, ia tidak berani melakukan hubungan seks dengan cara wanita duduk di atasnya. Sebab, posisi seks itu sangat berisiko mematahkan penisnya.
Meski begitu, Jonah tetap merasakan manfaat memiliki ukuran penis yang besar. Ia tidak perlu repot-repot membuktikan kejantanannya dengan harta benda, melainkan cukup ukuran penisnya saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran