Suara.com - Penulis Dee Lestari dilanda kabar duka, karena suaminya Reza Gunawan meninggal dunia setelah sakit stroke dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Kondisi ini pernah diungkap langsung Dee Lestari melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Tidak kurang dari satu bulan Reza Gunawan harus dirawat di rumah sakit.
"Reza telah dirawat di rumah sakit akibat stroke perdarahan dan kini akan melanjutkan pemulihannya di rumah. Ini akan menjadi perjalanan pemulihan yang panjang. Untuk waktu yang tidak bisa dipastikan, Reza belum bisa praktik, membuka kelas, maupun memenuhi undangan mengajar," tulis Dee Lestari.
Sementara itu, kepergian Reza Gunawan diungkap DJ Dipha Barus melalui cuitan di Twitter.
"Thank you mas Reza Gunawan. My guru, my big brother. Rest In Love my Guru," kata Dipha Barus di Twitter, Selasa (6/9/2022).
Stroke adalah masalah kesehatan yang terjadi saat asupan darah menuju ke otak terganggu atau sama sekali terhenti.
Karena tersendat atau terhenti, jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Akibatnya, dalam hitungan menit saja, sel-sel otak mulai mati.
Mengutip Hello Sehat, gejala stroke yang harus diwaspadai berupa sakit kepala tiba-tiba, kehilangan kesiembangan, kelelahan, hilang kesadaran, vertigo atau pusing, penglihatan buram, kelemahan atau mati rasa, hingga gangguan berbicara dan pendengaran.
Salah satu cara mencegah serangan stroke adalah dengan mengenali dan mengendalikan faktor risiko stroke seperti sebagai berikut:
Baca Juga: Suami Dewi Lestari Dikabarkan Meninggal Dunia, Dipha Barus: Rest In Love My Guru
Faktor Risiko Gaya Hidup:
- Berat badan berlebih atau obesitas.
- Kebiasaan bermalas-malasan.
- Terlalu banyak mengonsumsi alkohol.
- Menggunakan obat terlarang seperti kokain dan metamfetamin.
Faktor Risi Pengobatan dan Penyakit:
- Tekanan darah tinggi atau hipertensi.
- Kebiasan merokok atau paparan asap rokok (perokok pasif).
- Kolesterol tinggi.
- Diabetes.
- Gangguan tidur.
- Penyakit jantung.
- Riwayat kesehatan keluarga yang berkaitan dengan stroke, serangan jantung, atau stroke ringan.
- Infeksi Covid-19.
- Penggunaan obat antikoagulan atau pengencer darah secara berlebih atau diluar aturan yang dianjurkan dokter.
Ada juga faktor risiko lainnya, yang meningkatkan semakin besarnya seseorang terkena stroke, seperti sudah berusia di atas 55 tahun, berjenis kelamin lelaki karena lebih berisiko dibandingkan perempuan, dan menggunakan pil KB atau obat kontrasepsi.
Dalam akun Instagram-nya serta blog pribadinya, Reza Gunawan selalu mengedukasi pembaca tentang mindfulness dan proses healing. Ia juga memiliki akun YouTube yang berisi edukasi seputar pengobatan holistik.
Berita Terkait
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
HUT ke-37 Yastroki: Stroke Bukan Takdir, Tapi Bencana yang Bisa Dicegah dari Rumah
-
Lalai Tangani Penumpang Strok, Maskapai JetBlue Digugat hingga Rp785 Juta
-
Mengenal Susu Peptibren untuk Pasien Stroke, Lengkap dengan Cara Penyajian yang Benar
-
Cara Mencegah Stroke Sejak Dini dengan Langkah Sederhana, Yuk Pelajari!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal