Suara.com - Banyak mitos seputar penyebab disfungsi ereksi atau lemah syahwat, yaitu kondisi lelaki tidak bisa ereksi. Benarkah disebabkan oleh penggunaan celana ketat?
Dijelaskan Dokter Spesialis Andrologi dari Primaya Hospital Bekasi Utara, dr. Gito Restiansyah Wasian, terdapat dua jenis gangguan ereksi yaitu disfungsi ereksi psikogenik dan disfungsi ereksi organik.
"Disfungsi ereksi psikogenik merupakan sebuah gangguan ereksi yang disebabkan oleh faktor psikologis, sementara disfungsi ereksi organik merupakan suatu gangguan ereksi yang disebabkan oleh masalah pada organ seperti saraf, pembuluh darah dan penyakit tertentu seperti diabetes melitus, gangguan saraf dan penyakit jantung," ujar dr. Gito melalui keterangan yang diterima suara.com, Rabu (6/9/2022).
Berikut ini pembahasan lengkap dr. Gito, seputar mitos dan fakta penyebab lemah syahwat sesuai penjelasan medis:
Dok, benarkah memakai celana ketat bikin lemah syahwat?
Gaya hidup juga dapat menjadi penyebab terjadinya disfungsi ereksi, kebiasaan sehari-hari menentukan kadar testosteron yang diproduksi oleh tubuh.
Testosteron adalah hormon yang diproduksi testis atau buah zakar.
Contohnya kebiasaan menggunakan celana terlalu ketat mempengaruhi suhu skrotum (pembungkus buah zakar), sehingga dapat mengganggu produksi testosteron dan sperma di testis.
Apa saja dok, kebiasaan lain yang menyebabkan lemah syahwat?
Baca Juga: Tanya Dokter Gizi: Apakah Benar Penggunaan MSG Bikin Bodoh dan Obesitas?
Kebiasaan merokok menimbulkan radikal bebas yang dapat merusak testis, termasuk produksi testosteron dan sperma, dan berimbas pada gangguan ereksi.
Apa makanan yang bisa dikonsumsi untuk menyembuhkan lemah syahwat?
Sementara untuk meningkatkan produksi testosterone, dapat dilakukan upaya seperti mengkonsumsi makanan tinggi protein seperti kacang-kacangan dan makanan yang mengandung antioksidan seperti sayur dan buah.
Punya pertanyaan seputar kesehatan, diet, hingga urusan ranjang? Suara.com bisa membantu Anda menemukan jawabannya. Tulis pertanyaan Anda di kolom komentar, untuk bisa dijawab oleh pakar.
Berita Terkait
-
7 Pengobatan Alami untuk Disfungsi Ereksi yang Terbukti Ampuh
-
Kemaluan Pria Ini Harus Diamputasi dan Diganti dengan Jaringan Paha, Penyebabnya Sungguh Tak Terduga
-
Mimi Peri Ogah Nikah Seumur Hidup karena Impotensi: Daripada Aku Nyakitin Orang Lain
-
Banyak Pria Pakai Obat Kuat Cuma Demi Senang-Senang, Dokter Peringatkan Bahayanya
-
Kesal Ditegur Ambil Foto, Pria di Singapura Racuni Bubble Tea Wanita Pakai Obat Disfungsi Ereksi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi