Suara.com - Baru 2 episode drama Korea terbaru The Law Cafe sudah mencuri perhatian, bahkan Dirjen WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus berterimakasih kepada Lee Seung Gi karena mengedukasi tentang batasan asupan garam.
Seperti diketahui Lee Seung Gi berperan sebagai Kim Jeong-ho, tokoh utama The Law Cafe yang digambarkan sebagai lelaki pintar dan jenius.
Di episode pertama The Law Cafe, Jeong-ho menjelaskan kepada para tetangganya tentang batasan asupan garam yang direkomendasikan WHO untuk kesehatan.
"Organisasi Kesehatan Dunia, merekomendasikan tidak makan lebih dari 2.000 mg (miligram) sodium setiap hari. Itu 5 gram garam, yang setara dengan satu sendok teh garam," ujar Seung Gi sebagai Jeong-ho dikutip suara.com, Kamis (8/9/2022).
Menurut Jeong-ho, karena memakan kimchi yang diawetkan menggunakan garam dan makanan laut secara bersamaan. Maka diartikan setiap orang mengonsumsi dua kali lipat jumlah garam yang direkomendasikan WHO.
"Terimakasih atas menginformasikan rekomendasi asupan garam WHO, Lee Seung Gi dan @MyloveKBS di K-drama barumu The Law Cafe! Memang mengurangi garam lebih baik untuk kesehatan kita, tidak lebih dari satu sendok teh per hari," cuit @DrTedros di Twitter lengkap dengan cuplikan dialog Seung Gi.
Tidak berhenti di situ dalam dialog Seung Gi juga menginformasikan, berbagai ancaman penyakit yang membayangi jika terus-terusan konsumsi garam berlebihan setiap harinya.
"Jika Anda terus mengonsumsi banyak sodium setiap hari, orang-orang berusia 50-an atau lebih tua akan menderita tekanan darah tinggi, stroke dan serangan jantung. Itu bahkan bisa menyebabkan penyakit Alzheimer," sambung Seung Gi.
Sementara itu drama The Law Cafe menceritakan tentang Seung Gi yang memerankan Jeong-ho, seorang mantan jaksa yang terlibat dengan pengacara publik Kim Yu ri yang diperankan Lee Se young.
Kim Yu ri dikenal sebagai pengacara tak kenal takut dan beridealisme tinggi membela keadilan, sedangkan Jeong-ho mantan jaksa jenius yang terkenal berhati-hati.
Berita Terkait
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup
-
Deretan Drama Korea Bertema Chef, Cerita Panas di Balik Dapur
-
Siap Tayang! Ini 6 Drama Korea Mei 2026 yang Paling Dinanti
-
Ong Seong Wu Bergabung dengan Park Eun Bin dan Yang Se Jong di Spellbound
-
Shin Hae Sun Berpeluang Bintangi Drakor Misteri Hukum Baru Berjudul DASH
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran