Suara.com - Cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan infeksi virus monkeypox, yang termasuk mirip dengan penyakit cacar yang berasal dari anggota keluarga orthopoxvirus.
Baru-baru ini, sebuah ramuan herbal viral di media sosial, yang diklaim mampu mengobati cacar monyet hanya dengan menggunakan kunyit dan madu. Resep herbal ini diunggah oleh akun Facebook Mohd J Hasby S beberapa waktu lalu melalui sebuah video.
“Jika Anda menderita cacar monyet, Anda harus mencoba obat ini untuk mengobatinya. Obat ini mudah dan dilengkapi dengan bahan-bahan sederhana dan alami, seperti: 1 sendok makan dihaluskan; (ditumbuk) daun nimba 1 sendok makan bubuk kunyit; 1 sendok makan madu," tulis keterangan dalam video tersebut.
Menjawab hal yang ramai beredar tersebut, Ketua Satgas Monkeypox PB IDI, dr Hanny Nilasari, SpKK (K) mengungkap jika hingga saat ini belum ada obat yang digunakan untuk mencegah penyakit cacar monyet.
Jikapun ada, herbal yang mengklaim bisa mengobati virus cacar monyet, kegunaannya hanya untuk meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh.
"Banyak obat herbal dan suplemen, garlic, kunyit, madu itu hanya busa meningkatkan imunitas. Prinsipnya itu. Kalai diminum itu tidak masalah asal dosisnya tahu tidak berlebihan," ujar dia dalam jumpa pers PB IDI Update on Monkeypox pada Rabu (21/9/2022).
Namun, jika herbal tersebut digunakan secara dioles, hal ini perlu menjadi perhatian karena justru bisa menimbulkan infeksi. Mengingat penderita cacar monyet biasanya menimbukkan ruam, bintik-bintik atau luka berisi cairan bening atau kekuningan.
"Kalau dioles tentu akan terjadi infeksi, bisa jadi lebih luas, super infeksi lagi dengan bakteri lainnya. Jadi tidak disarankan obat itu dioles," tutup dia.
Berita Terkait
-
Waspada Suka Posting Foto Bisa Disambar Ain, dr.Zaidul Akbar Sampai Alami Ini, Sangat Mengerikan Segera Hindari!
-
Hati-hati Nyeri Tulang Belakang, Kata dr.Zaidul Akbar Coba Lakukan Bekam dan Konsumsi Bahan Herbal Ini Biar Sehat!
-
Vaksin Cacar Monyet Tidak Untuk Semua Masyarakat, Ini Tiga Golongan yang Bakal Dapat
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien