Suara.com - Mantan penyanyi cilik Tasya Kamila sempat dibayangi ketakutan tidak bisa memiliki keturunan lagi setelah kelahiran anak pertama, Arrasya Bachtiar. Hal itu karena suaminya, Randi Bachtiar, sakit kanker dan harus kemoterapi.
Hal tersebut diungkapkan Tasya dalam unggahan Instagram Story baru-baru ini. Tasya mengatakan, dokter sempat memprediksi bahwa dirinya tidak bisa hamil lagi atau sulit memiliki anak kedua.
"Masya Allah Tabarakallah, bisa dibilang kehamilan ini adalah miracle baby, sih. Soalnya waktu Randi didiagnosa lymphoma hodgkin dan harus chemo, dokter bilang ada kemungkinan kami nggak bakalan bisa punya anak lagi," tulis @/tasyakamila dikutip Suara.com, Jumat (23/9/2022).
Kanker limfoma hodgkin adalah kanker darah limfoma yang secara spesifik menyerang limfosit. Limfosit merupakan sel darah putih di sistem kekebalan tubuh yang khusus memerangi infeksi, dan ini termasuk kelenjar getah bening, limpa, timus, serta sumsum tulang.
Lantas, hal yang jadi pertanyaan, bisakah kemoterapi menyebabkan gangguan kesuburan atau infertilitas alias kemandulan?
Mengutip American Cancer Society, kemoterapi atau chemo bekerja dengan cara membunuh sel-sel di dalam tubuh yang membelah dengan cepat seperti kanker. Karena sel kanker membelah dengan cepat, hasilnya jadi sasaran empuk kemoterapi.
Umumnya, obat kemoterapi yang diberikan semasa anak-anak pada lelaki, bisa merusak testis dan mempengaruhi kemampuan mereka menghasilkan sperma.
Sedangkan beberapa jenis kemoterapi di kemudian hari atau setelah dewasa, juga bisa mempengaruhi produksi sperma.
Bahkan infertilitas atau kemandulan permanen bisa terjadi jika semua sel sperma yang belum matang di testis (buah zakar) rusak, hingga tidak bisa lagi menghasilkan sperma matang.
Baca Juga: Hati-hati ! Deretan Makanan Pemicu Kanker, Mampu Sebabkan Kematian
Ditambah setelah kemoterapi, produksi sperma melambat bahkan bisa berhenti total. Ada beberapa kasus produksi sperma yang mungkin bisa terjadi, tapi dapat memakan waktu hingga bertahun-tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli