Suara.com - Trimester kedua kerap disebut jadi fase paling tenang bagi ibu hamil. Saat itu, ibu biasanya sudah tidak lagi terlalu merasakan mual dan muntah. Bahkan bisa kembali menikmati makan secara normal.
Pada Trimester kedua juga, janin telah mulai tumbuh besar dan panjang. Berbagai organ dalamnya mulai berfungsi normal juga pada minggu tertentu, janin telah bisa berekspresi dari dalam rahim. Seperti apa wujudnya?
Mengutip dari kanal YouTube Tanyakan Dokter, di bawah ini akan dijelaskan okeh dokter Jeffry Kristiawan mengenai kondisi janin saat usai 13-14 minggu atau awal Trimester kedua.
Usia 13 minggu
Panjang janin sudah sekitar 7 sampai 9 cm, bahkan ada yang sudah sampai 10 cm. Beratnya juga mencapai sekitar 15 sampai 20 gram. Organ sudah semakin matang, di mana organ hormon seperti pankreas, kelenjar tiroid, ginjal, dan beberapa organ lain sudah mulai berfungsi. Ginjal bahkan sudah bisa menyaring cairan. Sehingga metabolismenya sudah terjadi dan janin bisa mengeluarkan urinnya untuk nanti akan jadi air ketuban.
Bentuk wajah janin sudah semakin jelas saat di USG. Sistem ototnya mulai terbentuk, sehingga janin mulai bergerak aktif. Beberapa pembentuk sel darah telah ada, itu berfungsi melindungi janin jadi lebih tahan terhadap infeksi bila masuk ke dalam rahim.
Kondisi ibu sendiri pada awal Trimester kedua ini mulai membaik. Artinya, mual mundah sudah sangat mereda, hormonnya mulai stabil, dan ibu merasa lebih nyaman saat beraktivitas, terutama saat makan.
Hanya saja, ibu perlu waspada dengan kenaikan berat badan yang meningkat signifikan selama awal Trimester kedua ini. Agar tidak memicu gula darah meningkat saat kehamilan.
Dokter Jeffry juga mengatakan kalau ibu sudah aman untuk pergi ke dokter gigi bila mengalami masalah gigi dan mulut. Selain itu, konsumsi vitamin, seperti asam folat, zat besi, kalsium harus tetap dilakukan.
Baca Juga: Minuman Berkadar Gula Jadi Masalah, Australia Terus Berupaya Cari Solusi
Usia 14 minggu
Berat janin kembali bertambah jadi sekitar 26 gram. Berbagai organ semakin jelas terbentuk, terutama kematangan organ dalam termasuk hati yang sudah memproduksi empedu, pankreas sudah memproduksi insulin untuk mengontrol gula darah, kemudian kelenjar tiroid sudah menghasilkan hormon, terutama pencernaan usus sudah mulai bekerja dengan baik.
Ukuran janin sudah berbentuk sebesar melon panjang. Sehingga ukuran rahim ibu pun sudah semakin besar.
Janin sudah mulai menunjukan ekspresi wajahnya, bisa jadi tersenyum maupun meringis karena otot di bagian wajah sudah mulai bisa difungsikan.
Berita Terkait
-
Iblis Dalam Kandungan 2 Malam Ini: Sajikan Horor Psikologis yang Lebih Kelam dan Penuh Tipu Daya
-
Bolehkah Dandan saat Lahiran? Ini Produk yang Aman Dipakai Menurut Dokter Kandungan
-
Daftar Kandungan Skincare yang Tidak Boleh untuk Ibu Hamil
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
5 Kandungan Skincare yang Wajib Ada buat Memperbaiki Skin Barrier
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien