Suara.com - Pendarahan dan luka di kulit seringkali terjadi secara tidak terduga. Jika tidak ditangani dengan tepat, luka tersebut dapat memicu infeksi bahkan kematian. Itu sebabnya, penanganan luka sekecil apa pun harus dilakukan sesegera mungkin dengan tepat.
Plester kerap digunakan untuk menutupi luka agar tidak terekspos udara luar dan terhindar dari infeksi kuman. Tapi, ada beberapa orang yang terkadang alami alergi bila menggunakan plester.
"Pasien yang menjalani perawatan luka secara rawat jalan maupun mandiri di rumah, banyak yang memiliki kulit sensitif dan alergi terhadap plester. Itu bisa dipicu oleh kandungan bahan perekat yang digunakan. Oleh karena itu, dibutuhkan plester yang hypoallergenic, bebas latex, dan berbahan lembut agar pasien merasa nyaman," kata dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi dr. Parintosa Atmodiwirjo, Sp. BP-RE(K)., dalam rilis tertulis Hansaplast.
Melindungi luka penting bagi pasien agar tidak terpapar kuman maupun bakteri yang menyebabkan infeksi. Sehingga penggunaan plester yang tahan air dinilai lebih optimal untuk proses penyembuhan luka.
"Perekat yang melekat kuat dan berbahan lembut, membantu pasien agar tetap bisa beraktivitas sehari-hari dengan nyaman," kata perawat Jajang Rahmat Solihin.
Sebelum dipakaikan perekat, luka tentu harus dibersihkan terlebih dahulu untuk membilas kemungkinan kuman juga bakteri yang menempel.
Pasien yang melakukan penanganan luka di rumah secara mandiri, disarankan untuk bersihkan terlebih dahulu menggunakan antiseptik untuk mencegah terjadinya infeksi. Antiseptik dengan kandungan PHMB dinilai aman dan nyaman digunakan karena tidak menyebabkan rasa perih.
Group Brand Manager Hansaplast PT. Beiersdorf Indonesia Dr. Christopher Vierhaus menambahkan, Hansaplast Plester Rol Kertas menjadi inovasi plester terbaru yang dapat bantu merekatkan perban.
Terbuat dari bahan lembut, hypoallergenic, dan bebas latex, perekat itu diklaim aman digunakan pada kulit sensitif maupun setelah operasi.
Baca Juga: 3 Tips Memilih Sabun Cuci Muka untuk Kulit Sensitif yang Wajib Kamu Ketahui
"Sehingga, pasien bisa mendapatkan perawatan luka yang nyaman tanpa mengkhawatirkan terjadinya iritasi kulit di kemudian hari. Selain itu, Hansaplast Plester Rol kertas juga memiliki fungsi lain yaitu, membantu menstabilkan sendi, mengamankan infus serta menghentikan pendarahan," katanya.
Berita Terkait
-
5 Moisturizer Lokal untuk Kulit Sensitif, Tekstur Gel Ringan dan Bikin Adem
-
4 Rekomendasi Mineral Powder untuk Kulit Berminyak, Ringan dan Bantu Kontrol Sebum
-
4 Toner PHA Penyelamat Eksfoliasi Kulit Sensitif dan Pemula Atasi Komedo
-
Sunscreen Labore untuk Kulit Apa? Ini 3 Variannya untuk Lindungi Wajah dari Sinar UV
-
4 Sunscreen Ectoin, Lindungi Skin Barrier dari Kulit Iritasi Akibat Polusi
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?