Suara.com - Demam pada anak merupakan salah satu hal yang ditakutkan oleh banyak orang tua. Padahal baru-baru ini BPOM memutuskan menarik beberapa sirup obat demam dari pasaran. Lantas bagaimana cara meredakan demam pada anak tanpa obat?
Orang tua pasti bingung ketika anaknya demam dan tidak dapat memberikan obat sirup. Terlebih, setelah Kemenkes memberi seruan agar obat sirup untuk sementara tidak diberikan kepada pasien khususnya anak-anak, demi mencegah gangguan ginjal akut.
Maka tak heran jika upaya menurunkan demam dilakukan dengan berbagai cara selain obat-obatan. Menyusul banyaknya kabar beredar mengenai obat dengan kandungan berbahaya, Anda sebaiknya tahu cara meredakan demam pada anak tanpa obat, namun tetap efektif.
Beberapa tips ini sendiri mengacu pada salah satu artikel yang dirilis pada situs dinkes.kalbarprov.go.id sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Simak beberapa cara efektifnya di bawah ini!
1. Banyak Cairan
Cara pertama adalah dengan mengkonsumsi banyak cairan. Tubuh yang mengalami demam membutuhkan asupan cairan yang tidak sedikit, sehingga konsumsi cairannya harus terpenuhi setiap saat.
Beberapa cairan yang disarankan untuk dikonsumsi anak-anak ketika demam selain air putih adalah kaldu ayam hangat, just buah encer, serta popsicle buatan sendiri yang berasal dari buah yang dibekukan.
Cara ini efektif untuk menurunkan panas serta menghindarkan anak dari risiko dehidrasi.
2. Membuat Anak dalam Keadaan Sejuk
Baca Juga: Obat Penurun Panas Cair Sudah Tak Diedarkan di Apotek hingga Minimarket Kawasan Jaksel
Cara kedua yang bisa digunakan adalah menyejukkan tubuh anak. Cara ini tercantum dalam Healthline, dan bisa digunakan untuk membantu meredakan demam yang diderita si anak. Jelas, dengan catatan bahwa si anak tidak menggigil.
Beberapa cara yang bisa digunakan adalah menggunakan pakaian yang tidak terlalu tebal, kemudian tidak menggunakan selimut berlapis, lap tubuh dengan air hangat, serta menyalakan kipas agar sirkulasi udara di sekitar anak menjadi lancar.
Dengan begini tubuh anak dapat ‘bernafas’ dengan baik, dan ia mendapatkan asupan oksigen yang lancar pula.
3. Istirahat Penuh
Salah satu tips dan cara paling ampuh untuk menurunkan demam anak adalah dengan membuat anak beristirahat secara penuh. Istirahat membantu tubuh anak untuk melakukan regenerasi dan pemulihan, sehingga demam yang dialami juga lekas reda.
Jika tidak bisa tidur dengan nyenyak, setidaknya temani anak untuk berada di tempat tidur dan bacakan cerita untuk membuatnya tenang dan mengistirahatkan tubuhnya sejenak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026