Suara.com - Salah satu kendala diet atau menurunkan berat badan yaitu banyak orang tidak bisa menahan nafsu makan setelah berolahraga, hasilnya rencana defisit kalori hanyalah wacana.
Untuk mengatasi ini Health Influencer, Reza Andriyanto menyarankan untuk memperbaiki pola tidur, salah satunya hindari begadang. Ini karena begadang akan meningkat hormon ghrelin, sehingga nafsu makan akan melonjak drastis.
Hormon ghrelin adalah hormon yang bertugas mengatur rasa lapar, dimana apabila tidak dikontrol akan menyebabkan obesitas atau sebaliknya, sangat kurus.
"Kenapa kalau begadang kelaperan? Karena hormon ghrelinnya naik. Inilah kenapa ada yang namanya kita hindari begadang, supaya hormon ghrelin itu nggak naik saat kita masih terbangun," ujar Reza dalam acara diskusi Nutri Class di Tebet Ecopark dalam acara diskusi, Kamis (3/11/2022).
Akibat fenomena ini, kata Reza tidak aneh bahwa kerap menemukan jam 1 hingga jam 2 pagi banyak orang makannya tidak terkontrol, apalagi penjaja makanan berat cenderung beroperasi di malam hari.
Ia menambahkan apabila terbiasa tidak bergadang maka tubuh akan terlatih mengatur pola makan yang baik dan benar, nafsu makan jadi teratur, termasuk tidak mudah lapar setelah berolahraga.
Selanjutnya saran kedua dari Winner L Men 2022 ini yaitu memilih asupan makanan, salah satunya menghindari asupan karbohidrat sederhana seperti nasi putih, aneka tepung hingga gula putih.
Reza menjelaskan karbohidrat kompleks hanya akan membuat tubuh cepat kenyang, dan cepat kembali lapar, hasilnya makanan yang dikonsumsi semakin banyak.
"Kalau untuk mengatur makan itu nasi putih sebaiknya dihindari, bisa ganti karbohidrat kompleks, seperti kentang, nasi merah, ubi itu lebih kompleks, jadi kenyangnya lebih lama," tutup Reza.
Baca Juga: Dianggap Sempurna dan Menginspirasi, Nagita Slavina Mengaku Insecure dengan Berat Badan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?