Suara.com - Patologi merupakan salah satu bidang penting dalam kesehatan. Dengan adanya ilmu patologi, dokter dapat mempelajari berbagai penyakit serta bagaimana cara untuk menanganinya. Apalagi, saat ini muncul berbagai penyakit baru yang mungkin berbahaya bagi manusia.
Pentingnya ilmu patologi tersebut, dibuatlah Hari Patologi Internasional. Peringatan ini ditujukan untuk membagikan informasi kepada masyarakat mengenai ilmu patologi dan manfaatnya. Biasanya, Hari Patologi Internasional dirayakan pada bulan November setiap tahunnya.
Sejarah Hari Patologi Internasional
Hari Patologi International diinisiasi pelaksanaannya oleh perkumpulan dokter spesialis patologi di Inggris (Royal College of Pathologists) pada 2014. Sejak saat itu peringatan ini dilakukan secara rutin pada setiap awal bulan November.
Biasanya, kegiatan Hari Patologi Internasional diperingati sebagai ajang berkumpulnya dokter ahli patologi (Pathologist) dari berbagai belahan dunia untuk saling berbagi ilmu mengenai kemajuan di bidang Patologi dan isu terkini masalah kesehatan global
Hari Patologi Internasional 2022
Sementara itu, pada tahun 2022 ini, Hari Patologi Internasional mengusung tema ‘Pathologists: Hand In Hand, All Together, For A Better World’. Untuk Indonesia, perayaan Hari Patologi Internasional dilangsungkan pada 13 November lalu di Gelora Bung Karno sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional serta Hari Ulang Tahun IDI ke-72.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, dr Moh. Adib Khumaidi, SpOT mengatakan, dengan adanya perayaan Hari Patologi Internasional, ini dapat menjadi kunci serta peran penting untuk mendeteksi penyakit pada tubuh manusia.
Lebih lanjut, Dokter Adib menyampaikan, bidang patologi ini kerap mendapat banyak tantangan. Beberapa tantangan yang dihadapi saat ini, baik secara global maupun di Indonesia adalah kekurangan sumber daya manusia sebagai ahli di bidang patologi.
Selain itu, peningkatan populasi penduduk juga menjadi faktor adanya peningkatan angka kejadian penyakit kanker serta penyakit infeksi
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Nasional Hari Patologi Internasional di Indonesia tahun 2022, Dr dr Diah Rini, SpPA mengatakan, dilaksanakannya peringatan ini juga sebagai sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Kegiatan bersama ini menjadi wadah untuk menyampaikan informasi kesehatan seluas-luasnya, khususnya di bidang patologi klinik, patologi anatomi, dan patologi forensik secara langsung ke masyarakat serta peran patologi dalam pelayanan kesehatan,” ucap Dokter Rini beberapa waktu lalu.
Patologi di Indonesia
Untuk bidang Patologi di Indonesia, bermula di tahun 1968, yaitu pada penyelenggaran seminar patologi pertama di Indonesia yang bekerja sama dengan WHO, digagas pembentukan Organisasi Profesi Ikatan Ahli Patologi Indonesia.
Saat ini terdaftar lebih kurang 1800 dokter Sp.PK, 800 dokter Sp.PA, dan 400 dokter Sp.FM yang tersebar di seluruh Indonesia. Penyelenggaraan Hari Patologi Internasional diselenggarakan serentak di berbagai kota di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!