Suara.com - Serat bambu kini kerap kita temui di berbagai perlengkapan tekstil. Terutama yang erat kaitannya dengan si Kecil. Seperti perlengkapan bayi dan anak mulai dari pakaian, selimut, seprei hingga sarung bantal.
Material satu ini memang dikenal lembut, sehingga serat bambu cocok untuk kulit bayi yang sensitif. Selain itu, bahan satu ini juga memiliki kandungan antibakteri yang dapat bisa bermanfaat bagi kesehatan.
Serat bambu juga memiliki struktur pori-pori yang membuat bahan ini memiliki daya serap yang tinggi. Di dalamnya juga terdapat klorofil copper sodium yang membantu menghilangkan bau tidak sedap.
Dibandingkan dengan bahan katun, material serat bambu juga memiliki daya anti-ultraviolet yang tinggi yakni 417 kali lipat. Dengan begitu, material serat bambu mampu melindungi kulit para penggunanya dari bahaya sinar ultraviolet.
Hal inilah yang membuat brand lokal perlengkapan bayi dan anak, Friends of Sally ingin terus mengenalkan sejuta manfaat material serat bambu ke lebih banyak orang melalui berbagai produknya.
Untuk itu, Friends of Sally meresmikan Sally’s Bedroom Sebagai Gerai Offline Pertamanya di Plaza Indonesia.
Mengusung tema touch, feel, and experience, Anda bisa menikmati kamar bayi yang dirancang untuk mendapatkan inspirasi akan kenyamanan, menggunakan empat indera manusia yaitu penglihatan, pendengaran, sentuhan, serta penciuman.
"Kami ingin terus membagikan pengalaman ini kepada keluarga lainnya agar lebih banyak orang yang dapat merasakan kelembutan spesial dari setiap sentuhan pada produk-produk kami,” jelas Hillary dan Nathania, Co-Founder dari Friends of Sally.
Komitmen ini dibuktikan melalui ragam produk yang ditawarkan oleh Friends of Sally mulai dari koleksi bantal, guling, pakaian, dan selimut untuk bayi dan anak yang terbuat dari 95% serat bambu alami dan 5% spandeks.
Baca Juga: Bayi di Bali Diam Saja Digendong dan Dicium Presiden Prancis, yang Oleng Warganet
Bahan ini terbukti lebih halus dibandingkan dengan bahan lainnya, bersifat hypoallergenic. Selain aman untuk segala jenis kulit karena dilengkapi dengan teknologi anti bakteri dan formulasi tanpa bahan kimia, produk Friends of Sally juga memiliki misi berkelanjutan karena biodegradable dan tahan lama.
Demi memastikan kualitas dan fungsionalitas dari produknya, seluruh produk dari Friends of Sally juga sudah terdaftar di SNI dan K3L (Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup) sehingga dipastikan aman untuk bayi dan anak.
Selimut dan pakaian bayi Friends of Sally telah dirancang dengan tingkat kenyamanan tertinggi dengan diperkaya oleh sifat bahan yang sempurna di segala temperatur, terasa dingin saat panas, dan terasa hangat saat dingin.
"Tak hanya itu, “Hug Pillow” sebagai best-selling product kami juga dilengkapi dengan ornamen berbentuk kuncup yang terletak di ujung guling yang berfungsi sebagai alat main sensori anak," jelas dia.
Tak ketinggalan, Friends of Sally juga turut manjakan pelanggan dengan hadirkan promo menarik yaitu potongan harga sebesar 5% yang berlaku untuk pembelian seluruh produk tanpa minimal pembelanjaan, berlaku sampai 2 Desember 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik