Suara.com - Pertama kali di dunia Pengawas Obat dan Makanan AS atau FDA menyetujui metode pengobatan terbuat dari tinja manusia atau kotoran manusia yang disebut Rebyota.
Rebyota adalah metode yang mengandung bakteri usus yang dikumpulkan dari tinja pendonor sehat, dan mencegah penyakit mengancam jiwa.
Metode pengobatan ini dilakukan dengan cara memberikan cairan ke dalam rektum atau usus pasien melalui selang, sehingga dokter bisa memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus pasien.
Dampaknya sekumpulan mikrobiota ini berkumpul di saluran pencernaan bawah, sehingga jika pasien sakit karena bakteri jahat di dalam tubuh lebih banyak, maka pengobatan ini menambah jumlah bakteri baik sehingga lebih kuat melawan penyakit.
Mengutip Live Science, Sabtu (3/12/2022) pengobatan ini diizinkan diberi pada orang usia 18 tahun ke atas, yang baru saja dirawat karena infeksi berulang akibat bakteri Clotridioides diffivile atau C.diff yang membuat usus terganggu karena penggunaan antibiotik.
Sehingga bakteri yang tidak bisa lagi diatasi dengan antibiotik atau resisten antibiotik maka pengobatan ini bisa membantu.
Pengobatan ini juga diizinkan untuk orang usia 65 tahun ke atas, mereka dengan sistem kekebalan tubuh lemah, dan yang tinggal di panti jompo dengan risiko terinfeksi penyakit.
Adapun bakteri C.diff menginfeksi tubuh dengan cara melepaskan racun yang menyebabkan diare, sakit perut, demam dan radang usus besar atau kolitis.
Jika tidak segera ditangani penyakit ini bisa menyebabkan kerusakan fungsi organ atau gagal organ yang bisa menyebabkan kematian.
Baca Juga: Temuan Baru, Bakteri pada Tinja Orang Sehat Bisa Bantu Obati Diabetes
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026