Suara.com - Mengalami kecelakaan kerja tentunya tidak diinginkan karyawan manapun. Tapi jika ini terjadi, Anda tidak perlu bingung karena bisa langsung memanfaatkan perawatan di rumah sakit.
Sebab, kecelakaan kerja termasuk dalam tanggungan BPJS Ketenagakerjaan, yang tidak sulit dan tidak menyusahkan pasien jika ingin digunakan.
Direktur Primaya Hospital Bekasi Timur dr Fransisca Kartikawati MKK MARS, pekerja tidak perlu mengkhawatirkan biaya saat alami kecelakaan kerja, karena rumah sakit idealnya harus lebih dulu mengutamakan pasien, yaitu harus ditangani dulu kondisi darurat pekerja.
"Biasanya pada pasien yang datang karena kecelakaan kerja, kita yang pasti tangani dulu kecelakaan kerjanya. Kita nggak akan tanya jaminan apa enggak, kita biasanya tangani dulu, karena kan kita biasanya datang dalam kondisi berdarah, butuh bantuan," ujar dr. Fransisca melalui keterangannya kepada suara.com, Sabtu (17/12/2022).
Selanjutnya setelah kondisi pasien stabil, dan jika pasien pasien tidak bisa ditanyai perihal data dirinya, maka rumah sakit akan bekerjasama dengan kepolisian.
Dari kepolisian biasanya akan didapatkan nama pasien, perusahaan tempat bekerja hingga KTP dan kepemilikan BPJS Ketenagakerjaan untuk klaim asuransi.
"Dari situ kita bisa digali dari perusahaan mana, dari KTP-nya, tapi jika ada keluarga, dari teman yang anterin, kita biasanya akan berkoordinasi dengan perusahaanya," jelas dr. Fransisca.
Ia menambahkan, rumah sakit tidak boleh membuat pasien tidak nyaman atau memperumit pasien, agar fokus untuk penyembuhan diri sendiri. Sehingga rumah sakit hanya bisa berkoordinasi dengan perusahaan ataupun keluarga, terkait data diri dan sebagainya.
"Kalau naik ke ruang kesehatan, dan sudah pulang klaim asuransinya kita yang bantu ke BPJS Ketenagakerjaan," tegas dr. Fransisca.
Baca Juga: Tiga Jari Patah Karena Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong
Fakta menarik juga diungkap dokter yang berfokus pada manajemen rumah sakit itu, bahwa jika peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak bergabung di perusahaan, seperti satpam, tukang sayur, tukang sampah dan sebagainya juga bisa mendapatkan pelayanan serupa.
Meski prosesnya sama, kerap kali mereka yang tidak tergabung dalam perusahaan tidak membawa identitas diri dan cukup menyulitkan jika alami kecelakaan kerja di jalan.
"Tapi selama tidak ada identitas, itu kita coba dulu kontak keluarganya dari kepolisian, tapi kalau tidak ya sudah jadi tanggungan rumah sakit," ungkapnya.
Menariknya, Primaya Hospital Bekasi Timur yang baru saja menyabet Penghargaan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja atau PLKK Award 2022 memang punya layanan unik, yaitu jemput pasien gratis dari rumah atau lokasi kejadian kecelakaan dengan ambulans, sehingga pasien bisa segera dapat penanganan.
Adapun penghargaan ini diberikan dari 523 rumah sakit dan klinik di Jawa Barat, dianggap sebagai pemenang dan unggul dalam melayani hingga mensejahterakan pekerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik