Suara.com - Bopak Castello ungkap kabar terbarunya nyang hidup dengan satu paru-paru dan sempat muntah darah karena paru-paru bocor atau pneumothorax. Namun kini sebagian paru-paru yang telah mati berfungsi kembali, kok bisa sih?
Lelaki dengan nama asli Indrayana Bidwy itu bercerita jika awalnya sebelum dinyatakan satu parunya mati dan tidak berfungsi, ia mengalami muntah darah.
"Pas di program televisi tetangga itu udah muntah darah, tapi alhamdulillahnya allah sayang sama kita. Pada saat lagi di stage (syuting) aman sehat-sehat aja, nanti setelah itu muntah (darah) lagi," ujar Bopak saat jadi bintang tamu di Tonight Show, dikutip suara.com, Senin (19/12/2022).
Paru-paru bocor seperti yang dialami Bopak bisa disebabkan berbagai hal, dari mulai cedera paru karena kecelakaan, hingga adanya infeksi paru-paru.
Sedangkan pneumonia atau infeksi paru bisa menyebabkan penderitanya alami batuk berdarah atau hemoptisis, yang disebabkan karena adanya pendarahan di paru.
Banyak orang disebut mengalami muntah darah karena mual dan muntah adalah gejala pneumonia. Sedangkan kebanyakan orang merasa muntah darah, karena saat muntah lendirnya mengandung darah.
Menariknya, setelah menceritakan kondisinya terdahulu, ia mendapat kabar yang cukup membahagiakan setelah jalani pemeriksaan medis, ditemukan 40 persen paru kirinya yang sebelumnya dinyatakan mati kini berfungsi kembali.
"Kambuh terakhir itu gegara syuting banyak asap, asap kan pantangan. Tapi setelah diperiksa yang sebelah kiri aktif lagi," papar Bopak.
Sementara itu, mengutip WebMD seseorang tetap bisa hidup dengan satu paru-paru, tapi yang perlu diperhatikan orang tersebut akan mudah terengah-engah, khususnya saat berolahraga.
Baca Juga: Pinjamkan Uang Rp80 Juta, Raffi Ahmad Kini Umrahkan Bopak Castello
Selain itu orang tersebut juga cenderung mudah lelah, alami masalah jantung dan masalah lainnya. Sehingga kontrol atau pemeriksaan kesehatan rutin adalah hal wajib dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat