Suara.com - Banyak orang berpikir teh herbal baik untuk kesehatan tubuh, tapi peristiwa nahas dialami seorang perempuan yang alami kerusakan liver dan sakit perut parah usai mengkonsumsi teh herbal.
Perempuan yang tidak diketahui namanya itu berusia 45 tahun minum teh setiap hari selama tiga hari, dengan tujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sampai akhirnya ia mengalami sakit perut di bagian atas dan merasa mual.
Laporan yang diterbitkan di Cureus Journal of Medical Science pada 11 Januari 2023, menemukan ia mengalami kerusakan hati berdasarkan tes darah yang dilakukan.
Mengutip Insider, Selasa (17/1/2023) para dokter di AS menemukan bahwa teh herbal menyebabkan kerusakan hati atau liver memang jarang terjadi, tapi sering juga diabaikan.
Menurut laporan, kebanyakan teh herbal mengandung setidaknya 23 bahan, seperti jamur reishi, lidah buaya, dan ginseng Siberia.
Adapun perempuan tersebut dirawat di rumah sakit selama lima hari dan berhenti minum teh selama masa perawatan.
Hasilnya setelah tiga hari dirawat, tes darah menunjukan fungsi hari perempuan tersebut jauh membaik, ia tidak lagi mengalami gejala, dan dipulangkan ke rumah dengan imbauan dokter tidak boleh lagi minum teh.
Tiga bulan setelah imbauan itu, dan perempuan itu melakukan check up hasilnya tes darah untuk menunjukan status livernya cenderung normal dan membaik.
Menurut dokter, alasan bahan-bahan herbal dibandingkan obat, kandungan bahannya tidak diatur seperti obat-obatan, terkait dengan efek samping hingga dosis zat kimia yang terkandung di dalamnya.
Baca Juga: Urin Berwarna Oranye Saat Buang Air Kecil, Bisa Jadi Tanda Ada Masalah di Liver
Apalagi teh herbal dalam bentuk pil atau oral yang diminum mengandung lidah buaya telah dikaitkan dengan kasus keracunan hati sejak 2005 silam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan