Suara.com - Anak-anak Indonesia membutuhkan akses nutrisi dan pendidikan yang maksimal, sehingga ke depannya dapat menjadi generasi berkualitas dan potensi mereka untuk mengakses kemajuan juga semakin maksimal.
Menyadari pentingnya hal tersebut, SGM Eksplor berkolaborasi dengan Lazada menjalankan program donasi nutrisi dan pendidikan di 11 Kabupaten/Kota di Indonesia yang merupakan bagian dari rangkaian gerakan sosial “Tunjuk Tangan untuk Generasi Maju Indonesia”.
Program tersebut juga menggandeng organisasi sosial SOS Children’s Villages Indonesia untuk mendukung penyaluran bantuan donasi agar bisa menjangkau anak-anak Indonesia yang membutuhkan di berbagai daerah.
"Pada kesempatan ini, SGM Eksplor kembali berkolaborasi bersama Lazada untuk berkontribusi mendukung anak-anak di berbagai daerah di Indonesia yang masih menghadapi tantangan dan keterbatasan dalam hal pemenuhan nutrisi dan pendidikan," jelas Senior Brand Manager SGM Eksplor, Shiera Syabila Maulidya dalam siaran pers yang Suara.com terima Selasa (17/1/2023).
Inisiatif ini, lanjut dia dilakukan sebagai upaya untuk ikut berkontribusi dalam mendorong terciptanya visi pemerintah untuk mewujudkan Generasi Emas 2045. Program ini sendiri terdiri dari donasi paket nutrisi untuk anak usia di atas 3 tahun sebanyak 2.500 paket dan donasi fasilitas perangkat penunjang pendidikan berupa laptop sebanyak 200 unit.
Adapun donasi tersebut disalurkan untuk anak-anak yang membutuhkan di berbagai daerah Kabupaten/Kota yaitu Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Tabanan, Palu, dan Sikka.
Sebelumnya, untuk memastikan donasi yang diberikan ditujukan kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan, maka dilakukan asesmen yang dilakukan secara regional dengan melibatkan pemerintah dan pemangku kepentingan setempat.
"Melalui program kolaborasi ini, kami berharap penerima manfaat dapat memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengeksplorasi keterampilan dalam mengakses dunia digital, sehingga dapat mendukung generasi Indonesia semakin maju dan tercipta lebih banyak lagi SDM Indonesia yang unggul dan berkualitas," tambah Lia Kurtz, Senior Vice President, Category Director FMCG Lazada, Indonesia
Sumanda Tondang, selaku Fund Development and Communications Director SOS Children's Villages Indonesia mengatakan, pihaknya telah melihat langsung di berbagai daerah masih banyak anak-anak yang menghadapi tantangan-tantangan akses nutrisi dan pendidikan.
Baca Juga: Lucinta Luna Pakai Seragam SMA Dituding Lecehkan Pendidikan, Aturan Apa Sih yang Dilanggar?
Terkait nutrisi, tidak sedikit rumah tangga atau keluarga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap asupan makanan bernutrisi. Sedangkan dalam hal pendidikan terutama terkait Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), anak-anak di berbagai daerah khususnya di pedesaan juga masih sangat membutuhkan dukungan perangkat digital seperti laptop.
Hal ini dapat membantu mereka untuk bisa mendapatkan berbagai informasi yang dapat menunjang pembelajaran dan menambah pengetahuan. Sehingga nantinya dapat banyak membantu anak-anak Indonesia untuk meraih kesempatan mencapai impian mereka untuk menjadi generasi maju.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan bisa menjadi sumber semangat bagi anak-anak penerima manfaat untuk terus belajar dan memiliki keterampilan mengoperasikan komputer bahkan meningkatkan bakat di dunia digital.
"Selain itu mereka diharapkan mampu mengakses internet guna mempercepat perkembangan pengetahuan mereka agar dapat tumbuh jadi generasi maju,” tutup Sumanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI