Health / Women
Kamis, 02 Februari 2023 | 09:37 WIB
Nunung Srimulat dan suami, Iyan Sambiran jelang sidang narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2019). [Yuliani/Suara.com]

4. Memiliki payudara yang padat

Payudara yang padat memiliki lebih banyak jaringan ikat daripada jaringan lemak, yang terkadang menyulitkan untuk melihat tumor pada mammogram. Wanita dengan payudara padat lebih mungkin terkena kanker payudara

5. Riwayat pribadi kanker payudara atau penyakit payudara non-kanker tertentu

Perempuan yang pernah mengidap kanker payudara lebih mungkin terkena kanker payudara untuk kedua kalinya. Beberapa penyakit payudara non-kanker seperti hiperplasia atipikal atau karsinoma lobular in situ berhubungan dengan risiko lebih tinggi terkena kanker payudara. 

6. Riwayat keluarga dengan kanker payudara atau kanker ovarium

Risiko seorang perempuan terkena kanker payudara lebih tinggi jika dia memiliki ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan (kerabat tingkat pertama) atau beberapa anggota keluarga baik dari pihak ibu atau ayah dari keluarga yang menderita kanker payudara atau ovarium. Memiliki saudara laki-laki tingkat pertama dengan kanker payudara juga meningkatkan risiko pada perempuam. 

7. Pengobatan sebelumnya menggunakan terapi radiasi

Perempuan yang menjalani terapi radiasi pada dada atau payudara (misalnya, pengobatan limfoma Hodgkin) sebelum usia 30 tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara di kemudian hari. 

8. Paparan obat dietilstilbestrol (DES)

Baca Juga: Dukung Gerakan 10.000 USG Gratis, Ini Langkah yang Dilakukan YOU Beauty

DES diberikan kepada beberapa permepuan hamil di Amerika Serikat antara tahun 1940 dan 1971 untuk mencegah keguguran. Wanita yang mengonsumsi DES, atau yang ibunya mengonsumsi DES saat hamil, memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.

Load More