Suara.com - Makanan yang dikonsumsi akan sangat berpengaruh pada kesehatan. Hal ini karena kandungan yang terdapat di dalam makanan akan memengaruhi berbagai organ-organ di dalam tubuh.
Jika kandungan dalam makanan tersebut buruk, itu dapat menimbulkan berbagai masalah pada kesehatan. Kandungan yang cukup menjadi masalah bagi banyak orang yaitu kebiasaan konsumsi gula.
Dokter sekaligus konten kreator, Dr. Farhan Zubedi mengatakan, gula masih menjadi masalah bagi banyak orang. Pasalnya konsumsi gula berlebih dapat berisiko tingkatkan risiko penyakit diabetes melitus. Apalagi, jika mereka yang memiliki riwayat diabetes dari keluarga.
Tidak hanya gula, kandungan lain yang juga penting untuk diperhatikan yaitu kalori dan garam. Hal-hal tersebut sangat memengaruhi kondisi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Untuk mencegah hal tersebut, Dr. Farhan Zubedi menuturkan, setiap orang harus penting lakukan conscious consumption dalam mengonsumsi makanan. Artinya, setiap orang dapat memerikan komposisi sebuah produk dan mencari tahu kandungan kalori di dalamnya.
“Kita itu penting mengecek komposisi sebuah produk, atau yang enggak ada cari tahu kandungan kalorinya berapa ya. Misalnya, minuman kaleng atau kotak, ada gak yang meriksa kandungan gulanya berapa. Kita sadar apa yang kita makan dan minum setiap harinya,” ucap Dr. Farhan Zubedi dalam dalam acara Danone-AQUA X BEM UI: Voice of Youth Talkshow, Jumat (24/2/2023).
Selain itu, terdapat beberapa kandungan penting yang harus diperhatikan dalam mengonsumsi sebuah makanan atau minuman, di antaranya:
- Hitung kalori yang masuk dalam tubuh, hal ini karena setiap orang memiliki kebutuhan kalori yang berbeda di dalam tubuh. Usahakan setiap hari atau minimal dua kali ukur kalori yang masuk dalam tubuh.
- Hitung kandungan gula yang masuk. Disarankan jika tidak ada label nutrisinya lebih baik tidak usah pakai gula. Apalagi, ketika memiliki riwayat penyakit gula.
Baca Juga: Tak Alami Gerakan Tutup Mulut, Andien Ungkap Cara Ajarkan Anak Makan Makanan Sehat
- Kandungan garam juga menjadi faktor penting. Garam yang terlalu banyak dapat memengaruhi kesehatan tubuh dan berisiko sebabkan berbagai penyakit.
Itu dia hal-hal yang penting diperhatikan dalam menjaga pola makan yang sehat. Meski demikian, Dr. Farhan Zubedi tidak bisa memungkiri jika untuk melakukan hal tersebut, khususnya kandungan gula bukan sesuatu yang mudah.
Namun, seseorang dapat mencobanya secara perlahan. Artinya, jangan melakukannya secara drastis. Ia menyarankan, seseorang dapat mengurangi kandungan itu secara berkala, hingga semakin sedikit. itu juga akan membantu tubuh agar tidak kaget dan bisa menyesuaikan secara perlahan.
“Mungkin mau ngerubah lifestyle gak usah drastis banget, tapi dikurangi frekuensinya, sedikit dulu terus-menerus, jadi tubuhnya gak langsung kaget,” jelas Dr. Farhan Zubedi.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital