Suara.com - Puasa Ramadhan salah satu ibadah wajib umat islam, bertujuan melawan hawa nafsu seperti menahan lapar dan haus. Lantas gimana ya cara agar tidak ngantuk dan lemas saat puasa dalam keadaan perut kosong?
CEO Stress Management Indonesia, Coach Pris mengingatkan untuk tetap mindfulness saat berpuasa, tujuannya agar tetap bahagia dan tidak lemas meski sedang berpuasa, apalagi pada 20 Maret 2023 lalu adalah peringatan World Happiness Day.
"Sebaiknya kita menyambut bulan ini dengan penuh kebahagiaan. Tentunya, dengan cara-cara yang mudah dan murah," ujar Coach Pris.
Berikut ini 5 cara agar tidak ngantuk dan lemas saat puasa menurut Coach Pris yang bisa diterapkan:
1. Cukup Istirahat
Bukan rahasia bila istirahat yang cukup adalah kunci supaya agar lebih sehat dan fokus sehari-hari. Riset membuktikan bahwa istirahat selama sekitar 6 hingga 7 jam bisa membantumu menjaga kesehatan mental agar lebih stabil.
Jadi wajib banget menjaga kebersihan tempat tidur di bulan Ramadhan. Tempat tidur yang kurang bersih menurunkan kualitas tidur dan mood juga bisa lebih kacau. Ada baiknya mulai atur jadwal istirahat ideal selama puasa.
2. Sahur Makanan Bergizi
Dengan makanan dan minuman yang sehat membuat puasa lebih tenang. Protein dan serat adalah nutrisi penting yang dapat membantu merasa lebih kenyang selama berpuasa sedangkan makanan yang kaya akan lemak jenuh lebih cepat dicerna, sehingga membuat mudah lapar.
Baca Juga: Mengatasi Ngantuk Saat Puasa, Penyebab dan Solusinya Menurut Para Ahli
Ada baiknya menghindari makanan yang tinggi lemak jenuh dan menambah konsumsi makanan yang bergizi saat sahur dan berbuka. Bisa juga coba ganti kolak dan gorengan dengan buah-buahan segar dan sayuran.
3. Cobalah Menulis
Journaling atau menulis bisa bantu untuk menenangkan perasaan saat berpuasa. Dengan menuliskan keluh kesah dan perasaan, dapat meredakan emosi negatif tanpa merugikan pihak lain atau terbawa emosi di kemudian hari.
Selain itu, journaling bisa menjadi salah satu media refleksi diri agar bisa belajar lebih baik lagi dalam menjaga kesehatan mental.
4. Memaksimalkan Waktu Luang
Memanfaatkan waktu luang melakukan aktivitas yang disenangi, atau mengeksplorasi hal-hal baru yang belum pernah coba saat puasa, seperti mendalami hobi.
"Dengan cara ini akan merangsang hormon dopamin yang membantu merasa lebih bahagia dengan hobi. Jadi, ketimbang melamun selama ngabuburit, bisa melakukan banyak kegiatan yang menyenangkan," jelas Coach.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat