Suara.com - Pasien diabetes yang harus disuntik insulin setiap hari menandakan kondisinya sudah kronis. Lantas, bisa nggak ya sakit diabetes kronis disembuhkan?
Jawabannya bisa, namun dalam istilah medis diabetes sembuh disebut dengan remisi, dan umumnya ditandai pasien tidak perlu lagi mengonsumsi obat hingga lepas insulin.
Tapi Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Dicky Thapary, Ph.D, Sp.PD mengingatkan diabetes remisi atau diabetes bisa sembuh selama kondisi sudah diobati sejak tahap awal, yaitu saat pankreas belum rusak.
Seperti diketahui, pankreas adalah organ vital di tubuh yang bertugas memproduksi insulin. Sedangkan insulin bekerja ibarat pekerja yang bertugas mengubah gula menjadi energi, sehingga gula dalam darah jumlahnya tidak berlebihan.
Sehingga selama pankreas dalam kondisi baik atau hanya gula darahnya saja yang naik, kesembuhan pasien diabetes adalah keniscayaan.
"Ada juga pasien-pasien baru ketahuan umur 30, gula darah tinggi, dokter kasih insulin di awal sampai gula darahnya bagus, setelah bagus dia mulai gaya hidup sehat," ujar dr. Dicky saat konferensi pers Grand Final Beat Diabetes Warrior Jakarta, Rabu (5/4/2023).
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula atau glukosa di dalam darah. Kondisi ini juga sering disebut sebagai penyakit gula atau kencing manis.
Tapi menurut Staf Divisi Metabolik Endokrin Departemen Penyakit Dalam, FKUI-RSCM itu menerapkan gaya hidup sehat bukanlah perkara mudah. Karena butuh waktu hingga berbulan-bulan, seperti membiasakan diri olahraga, konsumsi makanan tinggi serat, dan batasi asupan gula berlebih.
"Saya minta hari ini olahraga 30 menit seminggu tiap hari kan nggak gampang, perlu waktu, Kadang 3 hingga 6 bulan olahraganya bagus, berat badan diatur dan turun," papar dr. Dicky.
Baca Juga: Tips Aman Berpuasa Bagi Penderita Diabetes
Setelah diperiksa kadar gula dalam darahnya baik dan normal secara konsisten, barulah dokter akan melepas terapi insulin yang diberikan. Ini karena dokter menilai, tanpa terapi insulin beban kerja pankreas tidak terlalu berat, karena mampu memproduksi insulin alami secukupnya mengubah gula darah menjadi energi.
"Saya ada beberapa pasien yang lepas insulin nggak ada masalah. Tapi kuncinya sedini mungkin, supaya cadangan pankreasnya masih cukup jadi nggak perlu pakai obat," tutup dr. Dicky.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak