Suara.com - Seiring dengan bertambahnya usia, kualitas hidup seorang akan semakin menurun saat ada di fase lanjut usia tau lanjut usia. Oleh karena itu, fasilitas kesehatan juga mesti memiliki layanan spesifik untuk bis amembantu lansia.
Ramsay Sime Darby Health Care (RSDH) Indonesia meluncurkan program keanggotaan Super Senior Club (SSC). Program ini diberikan khusus pasien yang telah terdaftar di jaringan rumah sakit naungan RSDH Indonesia yaitu, RS Premier Bintaro (RSPB), RS Premier Jatinegara (RSPJ) dan RS Premier Surabaya (RSPS) yang berusia 60 tahun ke atas.
Program keanggotaan ini diberikan secara cuma-cuma dengan tujuan untuk memberikan kemudahan dan keistimewaan bagi para pasien lansia agar mendapatkan layanan kesehatan yang prima serta informasi dan edukasi kesehatan yang terpercaya.
Seperti diketahui, setiap rumah sakit memiliki kewajiban untuk menjalankan berbagai program-program kesehatan, baik itu program nasional yang merupakan program kesehatan dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES RI) sampai dengan program-program yang menjadi elemen penilaian pada akreditasi rumah sakit. Programini juga dibentuk sebagai bagian dari salah satu elemen penilaian pada standar akreditasi rumah sakit nasional, yaitu pada pelayanan dan asuhan pasien geriatri.
“Pelayanan geriatri yang diberikan pada pasien lanjut usia harus meliputi berbagai aspek kesehatan mulai dari promosi dan pencegahan hingga diagnosis, pengobatan dan rehabilitasi. Program keanggotaan ini sangat tepat sebagai sarana penyebaran edukasi dan informasi kesehatan dalam kaitan dengan pencegahan, dimana kami harap pasien kami yang telah menjadi anggota mendapatkan berbagai keuntungan dimana diantara nya mendapatkan edukasi dan informasi kesehatan yang terpercaya," RSDH Indonesia Country COO, Dr. Hartono Tanto,
Ia menjelaskan, bahwa sebelumnya juga sudah meluncurkan program keanggotaan untuk anak yaitu Kids Club yang terdiri dari Darby Club untuk RSPB, Arby Club untuk RSPS dan Jatty Club untuk RSPJ.
Nama club tersebut disesuaikan dengan nama maskot dari masing-masing rumah sakit RSDH.
"Kami harap kedepannya kami dapat terus mengembangkan berbagai inovasi program lainnya agar seluruh pasien kami selalu mendapatkan layanan kesehatan yang optimal,” lanjut dr. Hartono menambahkan.
Baca Juga: Banyak Jamaah Haji Lansia Sakit, DPR Dorong Pemerintah Optimalisasi Faskes di Makkah
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius