Oleh karena itulah, orang yang sering begadang dalam watu lama akan rentan terserang penyakit sebab infeksi bakteri dan virus.
5. Menurunkan Fokus atau Konsentrasi
Penurunan fokus ataupun konsentrasi bisa terjadi karena efek begadang. Kurang tidur diketahui menyebabkan tubuh akan terasa sangat lelah sehingga bisa mengganggu perhatian, konsentrasi dan kewaspadaan.
Di samping itu, efek begadang juga akan berdampak terhadap daya ingat orang. Ini karena, sel-sel saraf di otak tidak mempunyai waktu yang cukup untuk membuat regenerasi apabila seseorang sering begadang.
6. Penurunan Gairah Seksual (Libido)
Efek begadang bagi kesehatan berikutnya adalah penurunan libido. Saat seseorang kurang tidur, maka tubuh akan sering merasa kelelahan, mengantuk, kekurangan energi, dan juga lebih mudah stres. Efek yang ditimbulkan dari begadang ini pada akhirnya bisa menyebabkan Anda menjadi kurang bergairah saat sedang berhubungan seksual.
7. Penurunan Sistem Imunitas
Beberapa riset menunjukkan jika kebiasaan kurang tidur atau sering begadang, terutama saat waktu tidur kurang dari 6 jam, maka dapat membuat daya tahan tubuh melemah. Hal ini bisa menjadikan tubuh Anda lebih rentan terkena infeksi bakteri dan juga virus.
Itulah beberapa efek begadang bagi kesehatan yang sangat berbahaya. Semoga bermanfaat!
Baca Juga: Atikoh Ganjar Pranowo Gandeng Women Movement Cegah Stunting dan Atasi Masalah Kesehatan Mental
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien