Suara.com - Sakit maag atau dispepsia merupakan keluhan yang sangat umum terjadi. Keluhan ini bisa muncul selama makan, setelah makan, atau ketika telat makan. Sakit maag bisa berlangsung sesekali atau bahkan setiap hari tergantung penyebabnya.
Sakit maag umumnya bersifat ringan dan bisa membaik dengan mengonsumsi obat-obatan seperti antasida dan penghambat proton. Meski demikian, sakit maag tak boleh dibiarkan. Pasalnya, selain mengganggu aktivitas sehari-hari, sakit maag yang tidak diobati dapat menimbulkan komplikasi berupa luka pada kerongkongan, penyempitan katup lambung atau kanker kerongkongan.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup, misalnya dengan rutin mengonsumsi suplemen yang bisa menjaga kesehatan lambung. Berikut 4 suplemen yang bermanfaat untuk kesehatan lambung.
1. Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus
Suplemen herbal persembahan Sido Muncul terkenal akan kemampuannya untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Salah satunya adalah Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus yang diformulasikan untuk mengatasi gangguan pencernaan juga melindungi kesehatan lambung dan lever.
Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus mengandung ekstrak rimpang Kunyit (terstandarisasi curcuminoid 100 mg) dan Black Pepper (terstandarisasi piperine). Kombinasi Kunyit bersama dengan Piper nigrum Semen (Black Pepper) memberi efek sinergis & cepat aksi untuk bantu ringankan gangguan pencernaan seperti maag/nyeri lambung, perut nyeri, begah/kembung, mual, muntah ataupun GERD.
Sido Muncul Natural Sari Kunyit Plus hadir dalam bentuk mini soft capsule, sehingga mudah ditelan dan cepat diserap oleh tubuh.
Suplemen herbal ini diproduksi berstandar GMP/CPOTB dengan quality control yang ketat dan dianalisa di laboratorium terakreditasi dan diproses dengan low temperature extraction system atau teknologi ekstraksi suhu rendah untuk menjaga mutu kandungan zat aktif dalam ekstrak. Serangkaian tes dari hulu ke hilir pun dilakukan guna memastikan kualitas dan keamanan produk.
Untuk membeli produk ini, Anda bisa mengunjungi apotek dan apotek modern terdekat serta secara online di www.sidomunculstore.com ataupun online marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Blibli atau toko online lainnya.
Baca Juga: Menkes Budi Mau Kebut Aturan Turunan UU Kesehatan, Tapi Munculkan Polemik
2. Herbana Relief Sari Kunyit
Suplemen herbal yang sehat untuk lambung lainnya adalah Herbana Relief Sari Kunyit. Obat herbal ini memiliki kandungan ekstrak sari kunyit sebagai zat aktifnya. Dengan sifat antibakterinya yang kuat, kunyit dapat mengatur asam lambung dan melindungi Anda dari bakteri seperti E. coli (Antidiare).
Kunyit kaya akan kurkuminoid yang berfungsi sebagai antioksidan, untuk membantu merangsang respon imun yang sehat. Kunyit memiliki sifat antiperadangan dimana hal ini sangat baik untuk kesehatan pencernaan.
Dengan begitu, Herbana Relief Sari Kunyit secara tradisional dapat membantu memelihara daya tahan tubuh, meringankan gangguan lambung (mual dan kembung), dan membantu meringankan peradangan.
3. Health & Happiness Turmeric
Obat herbal satu ini merupakan salah satu suplemen yang aman bagi lambung karena memang diformulasikan untuk membantu memelihara kesehatan fungsi pencernaan.
Suplemen herbal ini mengandung berbagai bahan herbal berkhasiat seperti Nigella sativa semen extract/ jintan hitam/ habbatussada, Curcuma domestica rhizoma/ kunyit dan Curcuma xanthorrhiza rhizoma. Tentunya semua bahan tersebut adalah bahan-bahan berkualitas yang aman dan sehat untuk dikonsumsi.
4. Borobudur Kunirin
Borobudur Kunirin menggunakan formulasi Curcumae Domesticae Rhizoma Extract sebagai zat aktifnya. Kandungan yang dikenal sebagai temulawak ini merupakan salah satu tanaman khas Indonesia dengan beragam manfaat dan dapat digunakan untuk meningkatkan nafsu makan. Dengan begitu, curcumae domestica rhizoma extract 550 mg yang terkandung dalam Borobudur Kunirin dapat membantu memelihara kesehatan fungsi pencernaan.
Berita Terkait
-
Jangan Asal Olahraga! Berikut Ini 3 Macam Genetik Bentuk Tubuh Manusia
-
Ulasan Buku Berkiblat Kata Hati Menggeser Tapal Batas Dunia
-
Dirut BPJS Kesehatan Ajak Civitas Akademika Berperan dalam Program JKN
-
DPR RI Sahkan Undang-undang Kesehatan, GP Farmasi Siapkan Strategi Taknis
-
Kemenkes Lakukan Uji Emisi Pada Kendaraan Dinas Karyawan, Kalau Tidak Lolos Bisa Ditilang?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang