Suara.com - Kasus polusi di Jakarta kini kian mengkhawatirkan. Salah satu sumber masalah yang sebabkan angka polusi tinggi ini karena emisi kendaraan yang keluar. Hal ini karena emisi kendaraan yang tidak sesuai standard akan membuat polusi udara semakin buruk.
Sebab hal tersebut, Kementerian Kesehatan RI menggandeng Polda Metro Jaya untuk melakukan uji emisi pada kurang lebih 400 kendaraan transportasi roda dua, roda empat, hingga roda empat.
“Kendaraan dinas kita itu sebanyak 308. Kemudian untuk kendaraan roda 4 dan roda 6. Kemudian untuk roda 2 itu 92. Tetapi kita juga, pada tamu juga kita hitung berapa karyawan juga. Jadi hitungannya itu bisa mencapai, kalau dengan karyawan itu bisa sampai 400 sampai 600 kendaraan,” ucap Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI Dr Sumarjaya, SKM, MM, MFP, C.F.A, saat di wawancarai, Jumat (8/9/2023).
Dengan uji emisi ini juga menjadi cara untuk mengetahui apakah kendaraan yang digunakan karyawan maupun tamu lolos uji emisi atau tidak. Menurut Sumarjaya, jangan sampai dengan kendaraan yang kurang baik itu membuat situasi polusi semakin buruk.
“Jangan sampai dari kendaraan memberikan kontribusi yang besar. Nanti kalau seandainya misalnya ada kendaraan yang diambang batasnya, nanti tentu kita akan evaluasi internal,” ujar Sumarjaya.
“Kita tidak tilang karena tidak di jalan ya. Nantinya kita akan ada perbaikan jika kendaraan yang diuji ada di ambang batasnya. Kalau memang tidak bisa diperbaiki maka akan diberhentikan,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Tata Tertib Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Edi Supriyanto mengatakan, untuk mereka yang sudah lolos uji emisi akan mendapatkan sertifikat yang berlaku selama satu tahun.
“Nanti untuk yang lolos uji emisi akan mendapatkan sertifikat baik dari pihak kami (Polda Metro Jaya), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), atau bengkel yang sudah mendapatkan izin, jadi tinggal tunjukin saja dan berlaku selama satu tahun,” kata Edi Supriyanto.
Dengan begitu, adanya uji emisi ini diharapkan dapat membantu mengurangi polusi udara dari kendaraan. Di sisi lain, Sumarjaya juga menegaskan agar masyarakat juga punya kesadaran untuk menjaga diri sendiri juga.
Baca Juga: Selebgram AI Indonesia Kritik Polusi Udara di Jakarta, Ia Terkena ISPA hingga Masuk ICU
Misalnya, saat keluar rumah bisa mengenakan masker untuk melindungi diri. Hal tersebut dapat membantu mengurangi efek polusi bagi kesehatan.
“Tetapi intinya kita bagaimana sekarang, kalau memang ini polusinya kurang bagus di DKI, ya saat ini kita sebaiknya kalau keluar ya, kita pakai masker. Nah, saat disarankan kalau maskernya sebaiknya KF94 dan KN95,” pungkas Sumarjaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi