Suara.com - Masalah kesehatan gigi dan mulut tidak dapat diabaikan. Ada banyak dampak buruk terhadap kesehatan tubuh jika perawatan gigi dan mulut tidak dilakukan secara konsisten dan sedini mungkin.
Sebab, kesehatan gigi yang tidak terjaga bisa membuat gigi dan mulut rentan mengalami berbagai masalah kesehatan, di antaranya adalah bau mulut, gigi berlubang, peradangan gusi atau gingivitis, hingga abses gigi.
Karenanya, menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu kebiasaan baik yang harus diajarkan sejak kecil. Dengan begitu, hal ini bisa menjadi kebiasaan dan membuat anak memiliki kesadaran yang tinggi untuk melakukan hal tersebut seumur hidupnya.
Kepedulian terhadap hal inilah yang mendorong Formula, merek oral care asli Indonesia menggagas terobosan metode edukasi "Eggsperimen" untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya pelajar sekolah dasar tentang pentingnya memelihara kesehatan gigi dan mulut.
Eggsperimen adalah sebuah kegiatan eksperimen sederhana yang mudah dipahami oleh semua kalangan untuk menunjukkan pentingnya melakukan perawatan gigi secara rutin dan dengan benar.
Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group (Formula Oral Care) melalui keterangan pers menjelaskan pada kegiatan Eggsperimen ini para siswa diajak melakukan percobaan sederhana menggunakan cangkang telur, larutan cuka dan wadah.
Cangkang telur direndam di dalam larutan cuka selama beberapa saat. Akan segera terlihat perbedaan antara cangkang telur yang dirawat dengan baik dan yang tidak.
"Cangkang telur memiliki kandungan kalsium yang sama dengan gigi manusia. Ada cangkang telur yang telah direndam selama beberapa hari dengan pasta gigi Formula dan ada yang tidak. Cangkang telur yang direndam dengan pasta gigi Formula menggambarkan perilaku rutin dalam merawat gigi," kata Harianus.
Ketika direndam dalam larutan cuka maka akan terlihat perbedaan yang sangat jelas, cangkang telur yang telah direndam dengan pasta gigi Formula dikelilingi oleh sedikit buih dan tidak mudah rapuh.
Baca Juga: Sudah Menikah dan Punya Anak, Bisakah Daftar CPNS 2023? Simak Penjelasannya
Dibandingkan dengan cangkang telur yang tidak direndam pasta gigi penuh dengan buih dan jika dibiarkan lebih lama akan mudah rapuh dan hancur. Eksperimen ini menunjukkan bahwa gigi yang dirawat dengan baik, menggunakan pasta gigi yang benar akan lebih kuat melawan faktor-faktor perusak gigi seperti asam.
Sementara itu drg Dewi Widjaja salah seorang dokter gigi yang sering melakukan edukasi perawatan kesehatan gigi dan mulut untuk anak-anak sangat mengapresiasi cara edukasi unik satu ini.
"Metode Eggsperimen memberikan pemahaman khususnya kepada anak-anak tentang pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut. Metode ini sederhana tetapi sangat lengkap dalam menjelaskan apa dampak baik jika rajin merawat gigi dan dampak buruk jika tidak," kata dia.
Oleh karena itu, ia mendukung jika Eggsperimen ini disebarluaskan agar lebih banyak lagi masyarakat khususnya anak-anak yang peduli terhadap kesehatan gigi dan mulutnya.
Kegiatan ini akan dilakukan di sejumlah kota di Indonesia dengan menargetkan lebih dari 10.000 pelajar sekolah dasar. Berawal dari Sekolah Stella Maris Jakarta, ratusan siswa melakukan aktivitas menyikat gigi bersama dan kegiatan eksperimen.
Berita Terkait
-
Peluk Anak Verny Hasan, Denny Sumargo Beri Pesan Menyentuh: Saya Terima Kamu Meski Bukan Anak Kandung
-
Azizah Salsha dan Pratama Arhan Ngaku Lagi Gas Bikin 'Cipung', Bagaimana Sih Agar Pasangan Cepat Hamil?
-
Nino Kuya Beli Mobil Rp 2 Miliar di Los Angeles Pakai Tabungan Sendiri: Jiwa Miskin Meronta-ronta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?