Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku alami kelelahan parah yang hingga harus dirawat di RS Singapura karena kondisinya. Kira-kira ada nggak ya rekomendasi makanan untuk atasi kelelahan yang bisa disantap?
Dokter Spesialis Bedah RS Royal Progress, dr. Ika Megatia, B.MedSc, SpB, FINACS, FICS mengatakan selain fisiknya yang tidak muda lagi, kelelahan parah bisa disebabkan gangguan hemodinamik atau aliran darah yang tidak bisa berfungsi maksimal agar organ bekerja dengan baik.
"Kelelahan itu kembali lagi ke hemodinamik, artinya berapa banyak darah yang terpompa dan diserap ke jaringan yaitu fungsi jantung dan paru-paru," ujar dr. Ika kepada suara.com dalam acara diskusi Operasi Minimal Invasif RS Royal Progress di Sunter, Jakarta Utara, Rabu (10/11/2023).
Ia juga menambahkan, ada beberapa zat gizi yang terkandung dalam makanan untuk atasi kelelahan yang bisa disantap agar cepat pulih. Beberapa makanan ini bisa bantu mengembalikan energi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara umum.
"Biasanya untuk imunitas itu kan vitamin C, sama vitamin B, sama magnesium, tambah makan yang banyak protein kombinasi (hewani dan nabati) lebih baik," papar dr. Ika.
Berikut ini rincian zat gizi yang bisa bantu atasi kelelahan seperti yang dialami Luhut menurut dr. Ika, yang berhasil dirangkum suara.com.
1. Vitamin C
Menurut situs Mitchell Medical Group, rasa lelah atau nyeri otot bisa diredakan dengan vitamin C. Apalagi kelenjar adrenal yang bisa jadi tisak berfungsi dengan baik pada prang kelelehan kronis, membutuhkan vitamin C untuk membantu mensintesis asam amino tirosin menjadi dopamin dan akhirnya adrenalin (energi).
2. Vitamin B
Baca Juga: Luhut Binsar Pandjaitan Sakit Apa Sampai Dirawat di Singapura? Ini Kondisi Terkini Opung
Melansir situs ReNue RX, vitamin B seperti B12 dan B6 adalah yang terbaik untuk energi . Hampir setiap sel dalam tubuh membutuhkan menggunakan B12. Selain membantu membentuk sel darah merah, B12 mengubah lemak dan protein menjadi energi. Kekurangan B12 menyebabkan kelelahan dan anemia.
3. Magnesium
Dalam asupan makan sehari-hari keberagaan magnesium sangatlah penting agar fungsi tubuh bekerja maksimal. Apalagi menurut situs Healthline, salah satu tanda tubuh kekurangan magnesium yaitu alami kelelahan..
National Institutes of Health (NIH) juga mengatakan tubuh butuh magnesium untuk mengendalikan tekanan darah, mengolah gula darah, membuat protein tulang dan DNA, agar fungsi otot dan saraf bisa bekerja.
4. Protein
Daging tanpa lemak, seperti ayam, kalkun, dan ikan memiliki kualitas protein yang lebih baik. Ditambah ikan yang kaya akan asam lemak omega-3, seperti salmon dan tuna, dapat menambah lemak yang bermanfaat dan menyehatkan jantung dan bantu atasi kelelahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia