Suara.com - Mycoplasma adalah bakteri (bentuk tunggal bakteri) yang menyebabkan infeksi. Ada berbagai gejala mycoplasma Pneumoniae yang bisa menyerang beberapa bagian dalam tubuh kita, termasuk saluran pernapasan, kemih, dan genital. Penyakit ini menjadi perhatian karena pada awal November 2023, China melaporkan adanya peningkatan jumlah pasien dengan infeksi saluran pernapasan.
Penting untuk diketahui gejala Mycoplasma Pneumoniae agar kita bisa menghindarinya. Penyakit ini berbahaya karena bisa mengakibatkan kematian jika infeksi bakteri mycoplasma pneumoniae yang tidak memiliki dinding sel menyerang tubuh. Sebab antibiotik bisa tidak dapat bekerja untuk menghentikan infeksi bakteri tersebut di dalam tubuh.
Ada beberapa jenis mikoplasma yang paling sering menyebabkan infeksi pada manusia, antara lain:
1. Mycoplasma pneumoniae
Bakteri mikoplasma ini menyebabkan infeksi paru-paru yang dikenal sebagai "pneumonia berjalan" karena gejalanya muncul sebagai pneumonia dada ringan yang tidak memerlukan rawat inap.
2. Mycoplasma genitalium
Bakteri mikoplasma ini dapat hidup di organ reproduksi dan dapat menyebar melalui hubungan seks. Hal ini dapat timbul tanpa gejala infeksi. Sebagian besar gejala mirip dengan infeksi menular seksual dengan rasa sakit saat berhubungan seks dan / atau keluarnya cairan dari vagina atau penis Anda.
3. Mycoplasma hominis
Bakteri mikoplasma ini dapat hidup di saluran kemih dan alat kelamin. Ini juga dapat menyebabkan infeksi pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Infeksi dapat ditularkan dari orang tua ke anak saat melahirkan, terutama pada bayi prematur.
Baca Juga: Sosok Junarmo Poernomo, Ayah Kakak Adik Chef Reynold dan Arnold Poernomo Bukan Orang Sembarangan!
Gejala Mycoplasma Pneumoniae
Apa saja gejala infeksi mycoplasma pneumoniae? Dikutip dari my.clevelandclinic.org, beberapa gejala yang menunjukkan seseorang terkena serangan mycoplasma pneumoniae, meliputi:
1. Batuk kering.
2. Kelelahan.
3. Demam.
4. Sakit kepala.
5. Sakit tenggorokan.
6. Nyeri saat berhubungan seks.
7. Nyeri saat buang air kecil (infeksi saluran kemih).
8. Darah keluar dari penis atau vagina.
9. Pembengkakan uretra (uretritis).
10. Pendarahan dari vagina setelah berhubungan seks.
Demikian itu informasi gejala mycoplasma pneumonia yang harus diperhatikan. Untuk saat ini belum ada data resmi dari Kementerian Kesehatan RI yang menyatakan bahwa sudah ada anak Indonesia yang terserang Mycoplasma Pneumonia. Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mengonfirmasi ada laporan kasus mycoplasma, namun belum ada data rinci berapa kasus yang ditemukn. Meskipun demikian, penting bagi kita untuk selalu berhati-hati dan menjaga kesehatan.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Viral Seorang Ibu Tiba-tiba Meninggal Dunia di Pelukan Sang Anak Saat Sedang Asyik Bercengkrama
-
Wabah Pneumonia Misterius di China Akankah Masuk Indonesia?
-
Zaskia Adya Mecca Curhat Anak Sakit Radang Paru, Singgung Polusi Jakarta Hingga Pneumonia Misterius di China
-
Lolly Diduga Ketahuan Pura-Pura Sakit sampai Nyolong Foto dari Pinterest: Biar Dikasihanin Emaknya
-
Berandai-andai, Anies Ingin Makan Malam dengan Nabi Muhammad hingga Nelson Mandela
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?