Suara.com - Jerawat adalah salah satu permasalahan kulit umum yang dialami pada remaja. Berdasarkan data Global Burden of Disease, angka prevalensi jerawat 85% pada orang dewasa muda berusia 12–25 tahun.
Untuk itu, Dermatologis dr Theresia Movita, Sp.DVE, FINSDV, FAADV mengatakan jika remaja perlu diedukasi tentang penanganan jerawat yang tepat, dampak jerawat yang tidak ditangani dengan tepat, pilihan perawatan dan produk untuk remaja, serta keamanan produk dan perawatan bagi remaja.
"Penyebab jerawat yang pertama dan paling banyak dialami adalah pengaruh hormony ang membuat kulit menjadi lebih berminyak, selanjutnya ada juga karena masalahh ygiene atau kebersihan wajah, lalu ada juga karena faktor makanan seperti junk food,m akanan tinggi kalori, dan banyak gula atau yang memiliki indeks glikemik tinggi,” ucap dr Theresia berdasarkan siaran pera yang Suara.com terima belum lama ini.
Saat remaja, mereka sudah mengalami perubahan hormon dan sering kali kurang pandai dalam merawat kebersihan kulit.
Karena itu, dokter yang akrab disapa dokter There ini menyarankan untuk mencuci muka tiga kali sehari untuk menjaga kebersihan wajah. Jangan lupa untuk selalu menggunakan pelembap dan sunscreen.
Selain itu, dr There juga mengingatkan agar remaja tak lupa untuk menjaga pola makan sehatseperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta menghindari junk food dan makanan dengan indeks glikemik tinggi.
Untuk memberikan edukasi seputar masalah jerawat pada remaja, Erha melalui salah satu lini bisnisnya yakni Erha Acne Center ikut meramaikan event MomsDayOut yang diadakan di Erha Derma Center Kelapa Gading belum lama ini.
Event ini dikhususkan bagi para ibu yang ingin memberikan solusi terbaik bagi anak remajanya ketika mulai memiliki jerawat maupun bekas jerawat. Para anak remaja ini akan ditangani langsung oleh dermatologist secara personalized, sesuai dengan permasalahan jerawat masing-masing.
"Kami ingin mengedukasi dan memberikano solusi terbaik untuk menuntaskan masalah jerawat pada para remaja, tentunya tidakl epas dari pengawasan dan juga dukungan dari orang tua," kata Lisa Charisa Wijaya selaku Sr Brand Manager dari Erha Acne Center.
Baca Juga: Kocak Banget! Life Hack Key SHINee untuk Atasi Jerawat Buat Publik Terkejut
Hal ini juga dilakukan, kata dia mengingat pada saat ini sangat banyak opsi yang dapat dilakukan oleh anak remaja untuk terbebas dari jerawat sehingga erha Acne Center merasa bahwa memberikan edukasi bagi para Ibu untuk senantiasa mendampingi anaknya dalam mengarahkan serta membantu memberikan solusi terbaik bagi anaknya yang ingin terbebas dari jerawat menjadi hal yang sangat penting.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?