Suara.com - Zaskia Adya Mecca kembali sampaikan kabar duka, anaknya Bhai Kaba Bramantyo kembali harus dilarikan ke ICU (intensive care unit) karena pneumonia. Bahkan anak keempat Sutradara Hanung Bramantyo ini nyaris masuk NICU (Neonatal Intensive Care Unit).
Berita ini disampaikan langsung Zaskia Adya Mecca di akun Instagram pribadinya, dilihat suara.com, Rabu (30/5/2024). Tampak perempuan kelahiran Jakarta, 8 September 1987 itu membagikan foto hitam putih momen Kaba yang terbaring lemas digiring ke ruang ICU.
Menurut Zaskia, ini bukanlah peristiwa pertama Kaba masuk rumah sakit karena kondisinya yang darurat. Tapi setiap kalinya Zaskia masih saja merasa lemas dan tidak kuasa melihat anak kandungnya harus kembali jatuh sakit.
"Kali ke-2 ngerasain gemetaran menggigil sebadan, lemes rasa nggak bisa napak, dua-duanya pas menghadapi Kaba harus masuk ICU," ungkap Zaskia.
Kakak dari aktor Haykal Kamil itu juga menceritakan momen Kaba masuk rumah sakit, persis seperti peristiwa yang dialami saat pertama kali anak lelaki kandung pertamanya itu masuk rumah sakit karena pneumonia.
"Kaba kena pneumonia lagi, persis yang dulu pernah sampai masuk ICU. Kali ini pun hampir masuk NICU, tapi alhamdulillah terlewati," jelas Zaskia.
Zaskia menambahkan, infeksi pneumonia ini membuat Kaba mengalami sesak napas dan mual. Melihat kondisi anaknya ini, sayangnya Zaskia malah cenderung menyalahkan diri sendiri, apalagi ia sangat panik melihat kondisi anaknya.
"Mohon doain biar cepet sehat dan nggak kumat sesek-pusing juga mualnya," ungkapnya.
"Ujian pun teguran dari Allah buatku pastinya, tadi badanku sampai gemetar karena kepanikan. Insyaa Allah situasi begini jadi bahan evaluasi diri, sedih anak yang kena mungkin karena kelalaianku sebagai orangtua," pungkas Zaskia.
Baca Juga: 5 Potret Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo Liburan Tanpa Anak-Anak, Berasa Pacaran Lagi
Perlu diketahui, pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantung-kantung udara (alveoli) di salah satu atau kedua paru-paru.
Kantung udara ini bisa terisi dengan cairan atau nanah, yang mengakibatkan batuk dengan lendir atau nanah, demam, menggigil, dan kesulitan bernapas. Penyebab utama pneumonia adalah berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri, virus, dan jamur.
Di sisi lain, Kaba sendiri sudah memiliki penyakit alergi bawaan yaitu asma, penyakit masalah paru-paru yang membuat pengidapnya kesulitan bernapas akibat peradangan dan penyempitan pada saluran pernapasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius