Suara.com - Perut kembung merupakan kondisi ketika seseorang merasakan begah akibat penumpukan gas di dalam perut. Perut kembung dapat menyebabkan rasa tidak nyaman karena penumpukan gas di dalam perut.
Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari karena rasa tidak nyaman yang ditimbulkan. Perut kembung juga dapat menjadi gejala penyakit tertentu seperti GERD, Crohn disease, dan infeksi di saluran pencernaan.
Berikut adalah beberapa makanan dan minuman yang dapat menyebabkan perut kembung:
Makanan
1. Apel
Apel mengandung serat yang tinggi dan fruktosa, yang dapat menyebabkan gas berlebih di dalam perut.
2. Sayuran Kelompok Kubis
Sayuran seperti brokoli, kembang kol, wortel, kale, dan asparagus mengandung raffinose, gula yang sulit dicerna di lambung dan baru dapat dicerna di usus besar, sehingga dapat menyebabkan perut kembung.
3. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, dan kacang tanah mengandung raffinose dan fruktosa, yang dapat menyebabkan gas berlebih.
4. Susu dan Produk Olahannya
Susu dan produk olahannya seperti yoghurt dan kefir mengandung laktosa, yang dapat menyebabkan gas berlebih pada orang yang intoleran laktosa.
5. Bawang
Bawang dan bawang putih mengandung senyawa yang dapat memicu produksi gas di dalam perut.
6. Minuman Bersoda
Berita Terkait
-
Alhamdulillah, RSUD Aceh Tamiang Sudah Kembali Beroperasi
-
Mau Cari Inspirasi Bisnis Kuliner? Pameran Makanan dan HoReCa Bakal Hadir Akhir 2026
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
-
Menperin Pede Industri Makanan dan Minuman Bisa Jadi Andalan ke Depan
-
Sinergi BPJS Kesehatan & Mahkamah Agung Didorong untuk Jaga Keberlanjutan Program JKN Nasional
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri