Suara.com - Kaki setiap individu memiliki bentuk dan ukuran yang unik. Sama seperti pakaian yang dirancang khusus untuk setiap orang, kaki juga membutuhkan dukungan yang sesuai. Sol bantalan kaki (insole) yang dipersonalisasi, dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan dan dukungan optimal bagi setiap bentuk kaki.
Ada banyak alasan mengapa kita membutuhkan insole yang dipersonalisasi. Salah satunya adalah alasan kenyamanan. Dengan bentuk insole yang dipersonalisasi, maka dapat mengurangi tekanan pada titik-titik tertentu di kaki yang sering menjadi penyebab nyeri. Selain itu, dengan dukungan insole yang tepat, juga dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan mengurangi risiko terpeleset atau jatuh, serta mencegah lecet dan iritasi pada telapak kaki.
Bentuk insole yang tepat juga bermanfaat bagi mereka yang memiliki beberapa masalah pada kakinya, seperti pemilik telapak kaki datar, atau mereka yang memiliki lengkungan kaki yang lebih tinggi.
Sedangkan pada atlet, insole sepatu yang dipersonalisasi ini terbukti dapat meningkatkan performa olahraga, karena membantu memberikan stabilitas yang lebih baik saat melakukan aktivitas fisik, mengurangi risiko cedera, serta membuat mereka dapat beraktivitas lebih lama tanpa merasa lelah.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, baru-baru ini Asics dan Dassault Systèmes membuka studio uji coba dekat kota Paris untuk layanan baru yang menyediakan pesanan khusus insole yang dipersonalisasi untuk bentuk kaki individual.
Asics Personalization Studio adalah pabrik berdesain ultra-kompak yang terletak di lahan kantor pusat Dassault Systèmes di Vélizy-Villacoublay, tidak jauh dari kota Paris. Struktur modular yang menggabungkan platform 3D Experience dan teknologi virtual twin dari Dassault Systèmes dengan teknologi olahraga milik Asics ini menawarkan pembuatan bagian dalam sepatu yang sesuai dengan permintaan.
Berikut alur proses pembuatan sol bantalan kaki yang dipersonalisasi hingga bisa memenuhi spesifikasi yang akurat dari setiap pengguna.
- Pemindaian Kaki: Asics akan menggunakan teknologi pemodelan dan simulasi Dassault Systèmes.
- Analisis Data: Mengumpulkan informasi tentang aktivitas olahraga dan gerakan fisik pemilik kaki untuk memprediksi bentuk sockliner atau bagian dalam sepatu yang paling terpapar dengan kaki, yang sesuai secara algoritmik.
- Pembuatan Sol: Teknologi pencetakan 3D canggih digunakan untuk membuat insole, menggunakan struktur berkisi tebal yang terbuat dari bahan berlayer fleksibel untuk memberikan breathability pada bagian kaki.
- Penyesuaian: Tingkat kelembutan insole dapat bervariasi untuk setiap bagian kaki, yang bertujuan untuk membantu pemulihan fisik dengan mengurangi ketegangan, yang juga berfungsi untuk meningkatkan kinerja.
Mulai tahun 2025, Asics Personalization Studio akan dipindahkankan ke Jepang untuk pengujian lebih lanjut, dan di masa depan perusahaan akan mempertimbangkan penerapan teknologi ini pada produk alas kaki lainnya selain sockliner.
Bisa dikatakan, sol bantalan kaki yang dipersonalisasi adalah investasi yang sangat baik untuk kesehatan kaki setiap orang. Dengan memberikan dukungan yang tepat, insole yang dipersonalisasi ini dapat meningkatkan kenyamanan, mencegah masalah kaki, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Baca Juga: Sepatu Boot Ikonik Sepanjang Masa Kini Hadir dengan Desain Modern dan Fresh!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh