Suara.com - Kutu rambut adalah serangga parasit yang hidup di kulit kepala akibat kurangnya menjaga kebersihan rambut. Selama ini, kutu rambut lebih sering ditemukan pada anak-anak. Namun, parasit berukuran kecil ini juga bisa menular, sehingga juga ditemukan pada orang dewasa. Untuk mencegah terkena parasit ini, pastikan kamu tahu bagaimana cara mengatasi kutu rambut.
Kutu rambut hidup dengan cara memakan darah di kulit kepala manusia. Lendir yang dihasilkan kutu usai menghisap kulit kepala inilah yang akhirnya membuat kepala terasa gatal. Meski tidak berbahaya, jika tak segera ditangani, kutu rambut dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan iritasi pada penderitanya usai menggaruk kulit kepala yang gatal.
Penyebab Kutu Rambut
Proses penularan dan penyebaran hewan kecil satu ini paling sering terjadi melalui kontak langsung dari kepala ke kepala, ataupun karena menggunakan barang pribadi milik si pengidap. Namun, kutu sebenarnya jarang menyebar tanpa adanya kontak langsung.
Sedangkan, barang-barang pribadi yang berpotensi menularkan kutu antara lain jilbab, topi, sisir, aksesori rambut, earphone, bantal, baju, hingga handuk. Faktanya, hewan peliharaan, seperti anjing atau kucing, tidak berperan dalam menyebarkan kutu di kepala karena jenis kutu di badan mereka berbeda dengan jenis kutu yang menginfeksi manusia.
Cara Mengatasi Kutu Rambut
Terdapat berbagai cara membasmi kutu rambut dan telurnya yang mudah dilakukan, mulai dari menggunakan minyak nabati, minyak esensial, campuran cuka dan garam, hingga mengaplikasikan obat penghilang kutu rambut. Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Menggunakan Minyak Jelantah
Minyak jelantah adalah minyak goreng yang sudah digunakan berulang kali. Meski beraroma tengik dan berwarna keruh, minyak jelantah bisa dimanfaatkan untuk membasmi kutu dan telurnya di kulit kepala. Biasanya, kutu rambut bisa mati ketika terpapar oleh minyak jelantah.
Baca Juga: Bikin Kulit Kepala Gatal, Ikuti 3 Cara Ampuh untuk Basmi Kutu Rambut!
Cara memakainnya pun terbilang praktis, cukup oleskam secara merata pada rambut dan kulit kepala. Diamkam selama 10-15 menit, kemudian sisir rambut menggunakan sisir serit untuk membasmi kutu rambut dan telurnya.
2. Menggunakan Minyak Nabati
Apabila merasa tidak nyaman dengan bau minyak jelantah, kamu bisa menggunakan minyak nabati, seperti minyak kelapa, minyak kemiri, minyak zaitun, maupun minyak almond untuk mengatasi kutu rambut beserta telurnya. Sebab, minyak nabati dipercaya dapat memudahkan proses pengeluaran kutu dan telurnya pada rambut atau kulit kepala. Tak hanya itu, minyak nabati diketahui juga mengandung asam laurat yang bisa membasmi kutu rambut.
3. Cuka dan garam
Cara mengatasi kutu rambut juga dapat menggunakan kombinasi bahan alami seperti cuka dan garam. Kamu bisa mencampurkan kedua bahan tersebut ke dalam botol plastik, kemudian kocok agar tercampur rata.
Langkah berikutnya, semprotkan campuran garam dan cuka ke kulit kepala merata. Tunggu selama 5 sampai 10 menit, lalu sisir rambut dan cuci sampai bersih.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa