Suara.com - Dalam beberapa waktu belakangan, ana-anak semakin sering terpapar pada makanan manis, minuman berperasa, dan berwarna yang kurang sehat.
Edukasi tentang manfaat air minum murni menjadi sangat penting, baik untuk kesehatan anak-anak, ibu hamil, maupun bayi. Air minum murni, yang tidak mengandung partikel atau zat tambahan, dapat berperan sebagai agen detoks alami, pelarut yang aman untuk susu bayi, serta mendukung kesehatan ibu hamil.
Menurut seorang ahli nutrisi dari University of Southern California, Dr. Michael Goran, konsumsi gula berlebih pada anak-anak dapat mempengaruhi metabolisme mereka dan meningkatkan risiko obesitas serta masalah kesehatan lainnya di masa mendatang .
Air minum murni berperan penting sebagai detoks alami, membantu ginjal anak membuang zat berbahaya dan mengurangi dampak negatif dari makanan tinggi gula dan pewarna. Dengan menjaga keseimbangan cairan, air murni juga mendukung fungsi optimal organ vital seperti ginjal dan hati.
Selama kehamilan, kebutuhan cairan meningkat signifikan untuk mendukung pertumbuhan janin dan kesehatan ibu. Berdasarkan informasi dari American Pregnancy Association, air murni membantu mendukung metabolisme, menjaga sirkulasi darah, serta memfasilitasi pencernaan dan penyerapan nutrisi .
Dengan memastikan konsumsi air murni yang cukup, ibu hamil dapat memastikan kondisi tubuh yang optimal untuk dirinya dan bayi dalam kandungannya. Selain itu, air murni juga membantu mencegah dehidrasi, yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan pertumbuhan janin.
Air murni dengan TDS 0ppm adalah pelarut terbaik untuk susu bayi, memastikan nutrisi bebas dari kontaminasi. Ini sangat penting bagi sistem pencernaan bayi yang masih berkembang, sehingga mereka hanya mengonsumsi zat yang aman dan murni.
Menurut Commercial Director PT. Amidis Tirta Mulia, Susilo Gunadi , saat ini produknya merupakan salah satu produk Air Minum dengan TDS 0ppm (tidak mengandung partikel apapun di dalam airnya).
"Untuk mendapatkan Air Murni tersebut, harus melalui proses Multi Filtration dan Purification dengan menggunakan pemananasan suhu tinggi sehingga air yang dihasilkan sama dengan H2O", ungkap Susilo Gunadi.
Baca Juga: Pelanggaran HAM Berat Era Orde Baru dalam Antologi Puisi Doa untuk Anak Cucu Karya W.S. Rendra
Oleh karena itu, orang tua perlu mempertimbangkan air murni sebagai bagian dari pola hidup sehat keluarga. Air murni membantu melindungi anak dari dampak makanan manis, memastikan hidrasi optimal bagi ibu hamil, dan memberikan nutrisi aman untuk bayi. Pilihan ini tidak hanya meningkatkan kesehatan keluarga, tetapi juga membentuk kebiasaan sehat jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik