Suara.com - Studi terbaru mengungkapkan bahwa ibu pengganti menghadapi risiko komplikasi kehamilan yang lebih tinggi dibandingkan wanita yang hamil secara alami atau melalui fertilisasi in vitro (IVF).
Penelitian yang diterbitkan dalam "Annals of Internal Medicine", mengamati risiko yang dialami oleh wanita yang menjalani kehamilan tanpa bantuan, melalui IVF, dan menggunakan pengganti gestasional.
Dikutip dari Medical Daily, Rabu (24/9/2024), penelitian ini menemukan bahwa ibu pengganti memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami pendarahan hebat pasca-melahirkan, hipertensi, serta preeklamsia.
Risiko tersebut lebih besar dibandingkan dengan mereka yang hamil secara alami atau melalui IVF. Selain itu, ibu pengganti juga lebih berisiko melahirkan prematur.
Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis 863.017 kelahiran di Ontario, Kanada, dari tahun 2012 hingga 2021. Studi ini membandingkan risiko komplikasi kehamilan di antara tiga kelompok: kehamilan alami, IVF, dan pengganti gestasional.
Hasilnya menunjukkan bahwa risiko morbiditas maternal parah adalah 2 persen untuk kehamilan tanpa bantuan, 4 persen untuk IVF, dan 8 persen untuk pengganti gestasional.
Menurut Dr. Maria Velez, penulis utama studi ini, peningkatan penggunaan pengganti gestasional di seluruh dunia menjadi alasan penting dilakukannya penelitian ini.
“Tenaga medis yang terlibat dalam perawatan ibu pengganti harus memberikan informasi yang jelas tentang potensi risiko, baik selama kehamilan maupun setelah melahirkan,” ujar Velez.
Meskipun temuan ini menunjukkan adanya peningkatan risiko komplikasi maternal, studi tersebut tidak memberikan kesimpulan yang jelas tentang morbiditas neonatal—atau masalah kesehatan serius yang dialami bayi dalam 28 hari pertama kehidupannya.
Lebih lanjut, penelitian ini juga memiliki beberapa keterbatasan, termasuk tidak mengeksplorasi alasan orang tua memilih pengganti gestasional atau jenis IVF yang digunakan.
Hasil studi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman tenaga medis dalam memberikan perawatan optimal dan saran kepada ibu pengganti serta keluarga yang menggunakan metode ini. (antara)
Berita Terkait
-
Erika Nyaris Jadi Ibu Pengganti untuk Sahabat, Pengorbanan Persahabatan Sejati yang Bikin Haru!
-
Pergi Melayat Hamdan ATT, Mansyur S Sempat Dengar Kabar Almarhum Drop 2 Minggu Lalu
-
Riwayat Sakit Hamdan ATT Sebelum Meninggal Dunia, dari Stroke Hingga Ginjal
-
Riwayat Penyakit Titiek Puspa: Pingsan Saat Syuting, Jalani Operasi, dan Wafat di Usia 87 Tahun
-
Bahaya dan Penyebab Pendarahan Otak, Dialami Titiek Puspa Saat Kritis hingga Meninggal Dunia!
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak